March 18, 2011

Cari Dirrect Referral dapet RCB / BONUS


RCB (Referral Cash Back) yaitu bonus yang saya berikan bila anda daftar menjadi referral saya. Jadi anda mendapat banyak keuntungan yaitu selain anda mendapatkan penghasilan sendiri dari hasil klik anda, anda juga akan mendapatkan komisi dari saya. Anda juga dapat ikut di PTC terbaik tanpa harus bingung lagi memilih PTC mana yang baik untuk dimainkan karena PTC yang saya rekomendasikan sudah terbukti membayar, instant PO dsb.
Ketentuannya  RCB :
1. RCB hanya dibayarkan via ATM.
2. Wajib mempunyai rekening BANK BNI, MANDIRI, atau  BRI.
3. Besaran RCB yang akan saya berikan yaitu tertera pada judul PTC dibawah.
4. Setelah mendaftar anda bisa konfirmasi di komentar posting blog ini atau kirim
email ke ethownside@ymail.com
dengan format :
Username : XXXXXXXXX
PTC yang di ikuti : XXXXXXXX

PERHATIAN !!  INGAT !!!  JANGAN SALAH !!!

Nama Referrer anda untuk Sentraclix dan DBCLIX = Etho
Nama Referrer anda untuk Indostarbux = Retho 
5. Bila PTC yang ada dalam list ternyata scam dalam waktu 1 bulan keikutsertaan anda, Anda akan mendapat kompensasi dari saya sebesar $ 0.15. (bila lewat 1 bulan, bukan tanggung jawab saya)
6. Bonus akan dibayarkan paling lambat 3×24 jam.
7. Bila anda sudah mencapai klik 50 dan seterusnya, yang menjadikan anda mendapatkan RCB dari saya harap lapor dengan cara posting di blog saya ini, ataupun kirimkan laporan anda lewat email ethownside@ymail.com atau anda tidak akan mendapatkan RCB bila anda tidak mengkonfirmasikannya.
RCB ini berakhir bila :
a. Member tidak aktif selama 7 hari berturut-turut.
b. PTC yang ada dalam list dinyatakan SCAM.Kewajiban member adalah posting di komentar, bila sudah mendapatkan RCB, bila tidak maka RCB berikutnya tidak akan diberikan.
NB: ketentuan diatas berlaku pada downline/referral saya yang terdaftar tertanggal 20 Maret 2011 dan seterusnya.

Berikut List PTC yang saya rekomendasikan dan mendapat RCB..

silahkan di klik banner2 ini 



March 13, 2011

Pembahsan Model/Tugas Analisis Perancangan Sistem


Metode perancangan sistem informasi dibuat untuk menjamin bahwa SI yang dikembangkan dapat diselesaikan tepat waktu, sesuai dengan anggaran, dan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan. Perancangan sistem merupakan penyusunan suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada.

 Model Siklus Hidup Perancangan Sistem

Waterfall Model




Model ini merupakan model satu arah yang dimulai dari tahap persiapan sampai perawatan. Tahapan ini meliputi perencanaan, mendisain sistem, implementasi, verifikasi dan perawatan. Perencanaan adalah tahap mendefinisikan masalah dan menentukan pekerjaan apa yang harus dilakukan, siapa yang mengerjakan dan kapan dikerjakan. Tahap berikutnya adalah disain. Tahap ini bertujuan untuk mendisain permasalahan sesuai dengan masalah yang telah didefinisikan. Berikutnya adalah implementasi, merupakan penerapan dari disain yang dibuat. Setelah disain diimplementasi maka berikutnya adalah verifikasi dan penerapan. Tahap ini merupakan tahapan yang paling besar dalam pembiayaannya, karena selama sistem tersebut masih dipakai maka pembiayaan masih ada.

Model Interative


Perbedaan yang paling terlihat antara model waterfall dengan model intertif ini adalah proses kerja pengembangan sistem tersebut. Jika pada waterfall satu arah, sedangkan pada iteratif terdapat testing dan evaluasi yang menguji apakah aplikasi tersebut masih dapat digunakan atau tidak. Jika system tersebut ternyata tidak baik untuk digunakan lagi maka akan dilakukan identifikasi masalah lagi dan kembali untuk dikembangkan.

Model Spiral



Model spiral juga dikenal dengan model siklus hidup spiral, adalah siklus hidup pengembangan sistem (SDLC) yang digunakan di Teknologi informasi. Model ini adalah kombinasi antara model prototipe dan model waterfall.

Langkah-langkah pada model ini antara lain:
• Inisialisasi masalah baik dari faktor eksternal maupun internal
• Disain awal untuk membuat sistem baru
• Disain yang telah dibuat kemudian dibuatkan prototipe pertamanya.
• Prototipe kedua berisi beberapa prosedur antara lain :(1) mengevaluasi prototipe pertama dalam hal ini mencari kelemahan dan resikonya,(2) mencari kebutuhan protoripe yang kedua,(3) mendisain dan merencanakan prototipe yang kedua,(4) membuat dan menguji prototipe yang kedua.
• Projek dapat dibatalkan jika resiko untuk pelaksanaannya besar.
• Prototipe yang baru dievaluasi dengan cara yang sama seperti yang telah dijelaskan di atas.
• Langkah sebelumnya terus dilakukan sampai prototipe yang dihasilkan sesuai dengan tujuan.
• Hasil akhir adalah prototipe yang telah disaring sesuai dengan kebutuhan dan tujuan.


Perancangan sistem secara umum

1. Perancangan Ouput
2. Perancangan Input
3. Perancangan Proses
4. Perancangan Database
5. Perancangan Kontrol
6. Perancangan Jaringan
7. Perancangan Komputer


Fase Perancangan Sistem secara Umum/Konseptual

Arti Perancangan Sistem
- Tahap setelah analisis dari Siklus Hidup Pengembangan Sistem
- Pendefinisian dari kebutuhan kebutuhan fungsional
- Persiapan untuk rancang bangun implementasi
- Menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk
- Yang dapat berupa penggambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi
- Termasuk menyangkut mengkonfirmasikan

Tujuan Perancangan Sistem
- Untuk memenuhi kebutuhan para pemakai sistem
- Untuk memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang lengkap kepada pemrogram komputer dan ahli-ahli teknik lainnya yang terlibat

Sasaran Perancangan Sistem
- Harus berguna, mudah dipahami dan mudah digunakan
- Harus dapat mendukung tujuan utama perusahaan
- Harus efisien dan efektif untuk dapat mendukung pengolahan transaksi, pelaporan manajemen dan mendukung keputusan yang akan dilakukan oleh manajemen, termasuk tugas-tugas yang lainnya yang tidak dilakukan oleh komputer
- Harus dapat mempersiapkan rancang bangun yang terinci untuk masing-masing komponen dari sistem informasi yang meliputi data dan informasi, simponan data, metode-metode, prosedur-prosedur, orang-orang, perangkat keras, perangkat lunak dan pengendalian intern.

Fase Perancangan Sistem secara Detail/Fungsional

Fase perancangan sistem secara detail menyediakan spesifikasi untuk perancangan secara konseptual. Pada fase ini semua komponen dirancang dan dijelaskan secara detail. Perencanaan output (layout) dirancang untuk semua layar, form-form tertentu dan laporan-laporan yang dicetak. Semua output direview dan disetujui oleh pemakai dan didokumentasikan. Semua input ditentukan dan format input baik untuk layar dan form-
form biasa direview dan disetujui oleh pemakai dan didokumentasikan. Berdasarkan perancangan output dan input, proses-proses dirancang untuk mengubah input menjadi output. Transaksi-transaksi dicatat dan dimasukkan secara online atau batch. Macam-macam model dikembangkan untuk mengubah data menjadi informasi. Prosedur ditulis untuk membimbing pemakai dan pesonel operasi agar dapat bekerja dengan sistem
yang sedang dikembangkan.


March 09, 2011

BAB I


PENDAHULUAN




1.1  Latar Belakang
Di zaman sekarang ini, internet merupakan kebutuhan bagi banyak orang karena internet bisa mengakses dan menemukan segala informasi di seluruh dunia dengan cepat dan mudah. Kebutuhan internet sangat penting sehingga peningkatan jumlah pemakai internet setiap tahunnya selalu meningkat di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri jumlah pemakai internet selalu meningkat dengan peningkatan yang cukup besar. Disisi lain dengan munculnya berbagai perusahaan yang bergerak di bidang Tekhnologi Informasi, perkembangan komputer pun kian maju hingga melampaui perkiraan para analisis dan pakar Tekhnologi Informasi sekarang ini. Berbagai cara dilakukan untuk merancang , membuat, bahkan memodifikasi aplikasi yang bermutu dalam menampilkan suatu informasi yang efisien dan berguna. Hal yang paling utama dalam menampilkan suatu informasi adalah bagaimana informasi tersebut bermanfaat dan mudah digunakan, serta membantu pemakai dalam suatu pekerjaan dibidang komputerisasi.

Drupal merupakan sebuah perangkat lunak sistem manajemen konten yang bebas dan terbuka yang di distribusikan dibawah lisensi GPL, pengembangan dan perawatannya dilakukan oleh ribuan komunitas pengguna dan pengembang di seluruh dunia. Dibuat dengan bahasa pemrograman PHP, Drupal dapat dipasang pada beberapa jenis database seperti MySQL, Postgre SQL, SQLite, MariaDB dan juga MsSQL. Web server yang mendukung diantaranya Apache, Nginx, IIS yang berjalan pada sistem operasi Microsoft Windows, Mac OS X, Linux dan Free BSD. Dapat diunduh secara bebas dan dapat digunakan secara bebas pula, sehingga memungkinkan setiap orang baik secara individu maupun komunitas untuk mempublikasikan, mengatur dan mengorganisir berbagai jenis dari isi / konten pada website.

SMP Negeri 1 DEPOK merupakan sekolah menengah pertama di kota depok yang menjadi salah satu sekolah negeri terfavorit setelah SMP Negeri 2 Depok. Berlokasi di jl. Pemuda Raya no. 53 dan di pimpin oleh Bpk. Drs. Mulyadi mm. Sebagai Kepala Sekolah dan Bpk. Erwan s. Spd sebagai Wakil Kepala Sekolah. Dalam menunjang proses pembelajaran SMP Negeri 1 DEPOK hingga kini memiliki 25 ruang kelas yang terbagi menjadi 3 tingkatan/jenjang kelas. Pertama, untuk kelas 7(setara dengan kelas 1SMP) terdapat 9 ruang kelas. Kedua, untuk kelas 8(setara dengan kelas 2SMP) terdapat 9 ruang kelas. Dan Ketiga, untuk kelas 9(setara dengan kelas 3SMP) terdapat 7 ruang kelas. Ditambah dengan  ruang penunjang seperti ruang laboratorium fisika dan ruang laboratorium komputer.

Pada umumnya informasi mengenai sekolah diperoleh melalui brosur dan pamflet-pamflet, Sedangkan informasi yang didapat kurang menarik karena bahasa dan tampilannya. Hal ini menimbulkan salah satu kekurangan, sehingga dibutuhkan suatu aplikasi yang dapat memberikan informasi dengan tampilan yang menarik dan dapat diakses dimana saja. Bertolak dari kesulitan yang dihadapi oleh calon siswa, maka penulis mencoba mengangkat topik “Pembuatan Website SMPN 9 DEPOK menggunakan CMS  (Content Management Systems) DRUPAL 7.0”.

Diharapkan dengan dibuatnya website sekolah ini, calon siswa dan masyarakat luas yang ingin mengetahui informasi mengenai sekolah tersebut dapat mengunjunginya langsung melalui sebuah website secara online kapanpun dan dimanapun.

1.1  Batasan Masalah
Dalam penulisan ilmiah ini penulis hanya membatasi pada menu-menu yang tersedia dalam situs ini seperti home, profile, kurikulum, kesiswaan, fasilitas, prestasi, guru, dan hubungi kami. Hal-hal seperti pembahasan tentang program-program yang digunakan tidak dibahas dalam penulisan ilmiah ini.

1.2  Tujuan Penulisan
Tujuan dari penulisan ilmiah ini adalah untuk membantu calon siswa dan masyarakat luas yang ingin mengetahui informasi mengenai sekolah dan membantu calon siswa untuk memahami segala aspek yang ada didalam sekolah tersebut. Serta secara tidak langsung mempromosikan sekolah yang dimaksud.

1.3  Metode Penelitian
Penulis mengacu pada metode SDLC (System Development Life Cycle) yang meliputi perencanaan, analisis, perancangan, implementasi, dan pemeliharaan (maintenance). Dimulai dari menetapkan SMP yang akan dituju dan merencanakan untuk mengunjungi serta mengambil data-data mengenai SMPN 1 DEPOK. Setelah data-data diperoleh dengan lengkap, penulis melakukan analisa data yang dibutuhkan dalam pembuatan website tersebut. Kemudian merancang struktur navigasi agar pencarian halaman web mudah dipahami dan ditelusuri. Serta membuat rancangan tampilan storyboard untuk memberikan gambaran dan penjelasan secara terperinci dari setiap halaman web.

Langkah selanjutnya melakukan implementasi system yaitu cara kerja pembuatan website pada komputer lokal sesuai dengan desain web yang telah direncanakan. Adapun perangkat lunak yang digunakan untuk membuat website ini yaitu dengan software CMS  (Content Management Systems) DRUPAL 7.0 dengan bantuan adobe photoshop untuk pengeditan gambar.

Setelah website ini selesai dibuat, dilakukan pengujian pada komputer lokal terlebih dahulu, kemudian dilakukan proses upload. Dan terakhir dilakukan pemeliharaan website dengan cara melakukan perbaikan-perbaikan yang dirasa perlu, seperti memperbaharui berita-berita lama dengan berita terbaru.

1.4  Sistematika Penulisan
Penulisan ilmiah ini dibuat berdasarkan sistematika penulisan yang sudah ditentukan, dengan tujuan mempermudah dan memperjelas bagaimana penulisan ini disusun.

BAB 1 PENDAHULUAN

Dalam bab satu penulis menguraikan permasalahan secara umum yaitu mengenai latar belakang masalah, batasan masalah, tujuan penulisan, metode penelitian dan sistematika penulisan.

BAB 2 LANDASAN TEORI

Pada bab dua dijelaskan mengenai landasan teori tentang internet, website, desain web,
CMS  (Content Management Systems) DRUPAL 7.0 dan struktur navigasi.

BAB 3 PEMBAHASAN

Pada bab tiga menjelaskan tentang hal-hal yang berhubungan dengan proses pembuatan website, pembuatan struktur navigasi, rancangan tampilan,
pembuatan desain input/output dan tabel questioner.

BAB 4 PENUTUP

Dalam bab empat, penulis memberikan kesimpulan dan saran dari penulisan ilmiah ini.