October 31, 2009

Peranan Telekomunikasi dalam Efektifitas Komunikasi

   Dalam kehidupan, manusia berkomunikasi untuk membagi pengetahuan dan pengalaman. Bentuk umum komunikasi manusia termasuk bahasa, sinyal, bicara, tulisan, gerakan, dan penyiaran. Komunikasi dapat berupa interaktif, transaktif, bertujuan, atau tak bertujuan. Melalui komunikasi, sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. Akan tetapi, komunikasi hanya akan efektif apabila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh penerima pesan tersebut.

    Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi diantara keduanya. Pada umumnya, komunikasi dilakukan dengan menggunakan kata-kata (lisan) yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal. Komunikasi nonverbal sendiri merupakan suatu proses komunikasi dimana pesan disampaikan tidak menggunakan kata-kata. Contoh komunikasi nonverbal ialah menggunakan gerak isyarat, bahasa tubuh, ekspresi wajah dan kontak mata, penggunaan objek seperti pakaian, potongan rambut, dan sebagainya, simbol-simbol, serta cara berbicara seperti intonasi, penekanan, kualitas suara, gaya emosi, dan gaya berbicara.

Komponen komunikasi
    Komponen komunikasi adalah hal-hal yang harus ada agar komunikasi bisa berlangsung dengan baik. Menurut Laswell komponen-komponen komunikasi adalah:
• Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain.
• Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain.
• Saluran (channel) adalah media dimana pesan disampaikan kepada komunikan. dalam komunikasi antar-pribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran nada/suara.
• Penerima atau komunikate (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain
• Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan atas isi pesan yang disampaikannya.
• Aturan yang disepakati para pelaku komunikasi tentang bagaimana komunikasi itu akan dijalankan ("Protokol")

Proses komunikasi
Secara ringkas, proses berlangsungnya komunikasi bisa digambarkan seperti berikut.
1. Komunikator (sender) yang mempunyai maksud berkomunikasi dengan orang lain mengirimkan suatu pesan kepada orang yang dimaksud. Pesan yang disampaikan itu bisa berupa informasi dalam bentuk bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang bisa dimengerti kedua pihak.
2. Pesan (message) itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau saluran baik secara langsung maupun tidak langsung. Contohnya berbicara langsung melalui telepon, surat, e-mail, atau media lainnya.
Media (channel) alat yang menjadi penyampai pesan dari komunikator ke komunikan
1. Komunikan (receiver) menerima pesan yang disampaikan dan menerjemahkan isi pesan yang diterimanya ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komunikan itu sendiri.
2. Komunikan (receiver) memberikan umpan balik (feedback) atau tanggapan atas pesan yang dikirimkan kepadanya, apakah dia mengerti atau memahami pesan yang dimaksud oleh si pengirim.

Dalam berkomuniksai terdapat pula hambatan-hambatan atau batasan dalam komunikasi, seperti:
1. Bahasa
2. Penundaan waktu
3. Politik

Metode dan teknik komunikasi
Dalam hal penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan banyak cara atau metode yang dapat ditempuh, hal ini tergantung pada macam-macam tingkat pengetahuan,pendidikan, social budaya dan latar belakang dari komunikan sehingga komunikator harus dapat melihat metode atau cara apa yang akan dipakai supaya pesan yang disampaikan mengenai sasaran. 

Metode atau cara tersebut antara lain;
a. Komunikasi satu Tahap
Komunikator mengirimkan pesan langsung kepada komunikan sehingga timbul kemungkinan terjadi proses komunikasi satu arah.

b. Komunikasi Dua Tahap
Komunikator dalam menyampaikan pesannya tidak langsung kepada komunikan, tetapi melalui orang-orang tertentu dan kemudian mereka ini meneruskan pesan kepada komunikan.

c. Komunikasi Banyak Tahap
Dalam menyampaikan pesan, komunikator melakukan dengan cara-cara lain, tidak selalu mempergunakan komunikasi satu arah dan komunikasi dua arah akan tetapi dengan cara lain, yakni dengan melalui berbagai tahap.

Teknik Komunikasi
Agar proses komunikasi dapat mencapai sasarannya, maka perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut;
a. Perlu adanya ide yang jelas sbelum berkomunikasi
b. Periksa tujuan komunikasi
c. Periksa lingkungan fisik dan manusia sebelum berkomunikasi
d. Dalam berkomunikasi pertimbangkan isi dan nada suara
e. Dalam merencanakan komunikasi, berkonsultasilah kepada pihak lain agar memperoleh dukungan
f. Komunikasikanlah hal-hal yang berharga saja
g. Komunikasi yang efektif perlu tindak lanjut
h. Komunikasikan pesan-pesan secara singkat
i. Tindakan komunikator harus sesuai sengan yang dikomunikasikan
j. Jadilah pendengar yang baik

Contoh Organisasi yang Berorientasi non Insentif

Baitul Maal Daar El-Hikmah

Dalam rangka mengisi bulan suci ramadhan dengan berbagai kegiatan sekaligus menyambut hari Raya Idul Fitri 1430 H, pengurus Baitul Maal Daar El-Hikmah di jalan setiabudi no.34 kelurahan Rancamana – BANDUNG telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan yang diperuntukkan bagi para anak yatim/yatim piatu dan dhuafa.
Berkat partisipasi serta bantuan Bapak/Ibu/saudara dan para Donatur untuk menyisihkan rizkinya dalam bentuk Zakat/Infak/shodaqoh terkumpul dana senilai Rp. 36.700.000 (tiga puluh enam juta tujuh ratus ribu rupiah) yang telah kami salurkan kepada para anak yatim/yatim piatu dan dhuafa dalam bentuk pemberian sembako dan santunan tunai.
Sebuah realita yang tidak dapat dipungkiri bersama terpampang dihadapan kita,bahwa kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di lingkungan/wilayah kita memiliki ketimpangan di antara sebagian masyarakat dengan sebagian lainnya. Beberapa kelompok masyarakat memiliki kekayaan yang luar biasa banyak,sedangkan beberapa kelompok lainnya mengalami kesulitan ekonomi yang serius,bahkan dalam memenuhi kebutuhan pokok kesehariannya.
Alhamdulillah,atas izin allah swt, Baitul Maal Daar El-Hikmah hadir di tengah –tengah ummat sebagai wadah penghimpun dan pendistribusian Zakat, Infak dan shodaqoh, sekaligus solusi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat demi kemaslahatan ummat. Khusus untuk setiap bulan Ramadhan program tersebut dilaksanakan dengan skala yang lebih besar dan dengan materi pembinaan yang lebih variatif.
Beberapa program Baitul Maal Daar El-Hikmah telah difungsikan dan dijalankan. Salah satu diantaranya adalah menyalurkan zakat/infaq/shodaqoh dari jama’ah (Muzakki) melalui pemberian sembako dan santunan tunai kepada para anak yatim/yatim piatu yang berjumlah 62 Orang (data juli 2009) dan dhuafa sebanyak 57 (data juli 2009) orang yang berdomosili diwilayah lingkungan Baitul Maal Daar El-Hikmah dan dilaksanakan secara berkala pada saat pelaksanaan pengajian bulanan,ta’lim dan Dzikir Daar El-Hikmah.

Proyeksi Kebutuhan Kegiatan
URAIAN SATUAN JUMLAH UNIT HARGA SATUAN TOTAL HARGA
1. SANTUNAN SEMBAKO
Minyak Goreng Kg 119 Rp. 10.000 Rp. 1.190.000
Gula Pasir Kg 119 Rp. 9.000 Rp. 1.071.000
Kacang Tanah Kg 119 Rp.18.000 Rp. 2.142.000
Beras Liter 380 Rp. 5.000 Rp. 1.904.000
Kecap Refil 119 Rp. 12.000 Rp. 1.428.000
Sirop Botol 119 Rp. 12.000 Rp. 1.428.000
Astor Kaleng 119 Rp. 15.000 Rp. 1.758.000
Susu Kaleng 119 Rp. 8.000 Rp. 952.000
Rp. 11.900.000

2. SANTUNAN TUNAI Jiwa 119 Rp. 200.000 Rp. 23.800.000
3. PENCERAMAH Kali 1 Rp. 300.000 Rp. 300.000
4. Lain-Lain Rp. 700.000
TOTAL Rp. 36.700.000

ANGGARAN KEGIATAN
Seluruh rangkaian kegiatan Ramadhan 1430 H. untuk para yatim/yatim piatu dan dhuafa membutuhkan dana, sebagai berikut :
1. Berbuka puasa bersama Infaq
2. Transportasi Penceramah Rp. 300.000
3. Santunan Lebaran
a. Yatim/Yatim Piatu Rp. 300.000 x 62 Rp. 18.600.000
b. Dhuafa Rp. 300.000 x 57 Rp. 17.100.000
Total Anggaran Kegiatan Rp. 36.000.000

4. Lain-lain Rp. 700.000
Total Keseluruhan Rp. 36.700.000

Susunan Panitia Kegiatan
Penanggung Jawab : Ketua Baitul Maal Daar El-Hikmah
Ust. Jafar Abdillah
Ketua : Yayan Purnomo
Sekretaris : Ariansyah
Bendahara : Bagus Herdiansyah,SE
Penghimpun dana : 1. Arie setiawan
2. Suhadie
3. Wahyu Ardiansyah
Sie kegiatan : Baitul Maal Daar El-Hikmah
BENTUK KEGIATAN DAN WAKTU PELAKSANAAN
Mengingat ramadhan merupakan moment khusus/special bagi kaum muslimin,maka kami mengagendakan beberapa kegiatan bagi para anak yatim/yatim piatu dan dhuafa, diantaranya :
1. Pembinaan dan berbuka puasa bersama 5 September 2009
2. Pelaksanaan Pesantren Kilat(Sanlat) 7 & 8 September 2009
3. Pemberian santunan menjelang Idul Fitri 1430 H, 19 September 2009
(berupa sembako dan uang tunai )

October 20, 2009

Seberapa penting Organisasi dan Metode dalam suatu Perusahaan

    Manusia adalah mahluk sosial yang cenderung untuk hidup bermasyarakat serta mengatur dan mengorganisasi kegiatannya dalam mencapai suatu tujuan. Tetapi karena keterbatasan kemampuan manusia, menyebabkan manusia tidak dapat mencapi tujuan tanpa kerja sama. Hal inilah yang mendasari manusia untuk hidup dalam berbagai organisasi.

     Dilihat dari definisi secara umum, organisasi merupakan instrument sosial yang mempunyai batasan secara relatif dan dapat diidentifikasikan, tersusun dari sejumlah subsistem yang saling berhubungan dan tergantung, bekerja sama atas dasar pembagian kerja, serta dikembangkan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu.

     Salah satu faktor penentu keberhasilan/kegagalan organisasi adalah faktor Sumber Daya Manusia. Keunggulan mutu bersaing suatu organisasi sangat ditentukan oleh mutu SDM-nya. Penanganan SDM harus dilakukan secara menyeluruh dalam kerangka sistem pengelolaan SDM yang bersifat strategis.Sumber daya manusia. SDM merupakan sumber pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan yang terakumulasi dalam diri anggota organisasi dan merupakan sumber keunggulan kompetitif yang potensial karena kompetensi yang dimilikinya berupa intelektualitas, sifat, keterampilan, karakter personal, serta proses intelektual dan kognitif.

Efisiensi kerja dalam suatu Organisasi dapat ditingkatkan melalui berbagai macam cara seperti :
1. Pelaksanaan fungsi manajemen yang tepat.
2. Pemanfaatan sumber-sumber daya ekonomi secara tepat.
3. Pelaksanaan fungsi-fungsi organisasi sebagai alat pencapaian tujuan.
4. Pengarahan dan dinamika organisasi untuk pengembangan dan kemajuan yang berkesinambungan.

      Kita harus mampu mengidentifikasi posisi diri terlebih dulu. Kita harus tahu, di mana kita berdiri sekarang. Perusahaan harus mampu dan paham benar posisi dirinya ada di mana di dalam industri yang ditekuni. Dengan demikian, kita akan menyadari bahwa kita tidak sendirian di dalam industri yang kita tekuni. Setelah itu, kreativitas dan imajinasilah yang bekerja. Bergerak dari posisi sekarang,menuju sesuatu yang diinginkan. Di sini, hanya ada dua poin utama yang harus kita perhatikan. Fokus pertama, kita harus bisa melihat sebuah alternatif dari yang bisa kita tawarkan pada konsumen sesuai dengan kebutuhan mereka. Kedua, jangan hanya fokus pada konsumen kita terus. Pikirkan nonpelanggan. Kita harus mencoba mencari tahu bagaimana diri kita dan orang-orang yang selama ini bukan menjadi konsumen atau terlupakan menjadi konsumen kita, padahal mereka adalah pasar yang potensial digali lebih dalam lagi.

       Dewasa ini, Perkembangan teknologi sudah tidak terbendung lagi. Bahkan pada saat sekarang setiap detik manusia tidak akan lepas dengan teknologi. Mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi, hidup kita pasti berhubungan dengan teknologi. Dengan perkembangan teknologi, maka memudahkan kita pada segala sesuatu. Bahkan saat ini teknologi sudah merupakan suatu trend kehidupan. Pemakaian teknologi merupakan simbol dari kemodern-an seseorang atau bisa menunjukkan status sosial seseorang.

       Contoh Organisasi atau Perusahaan yang sedang saya kembangkan Bernama “DOTcom”. DOTcom merupakan nama perusahaan yang dipilih sebagai branding produk jasa perusahaan ini. Nama ini dipilih karena mudah diucapkan dan mudah diingat oleh semua orang baik tua ataupun muda, laki-laki ataupun perempuan. Perusahaan ini sementara menjalankan usaha secara sederhana dalam bidang pengetikan, privat, servis komputer panggilan dan jasa penjualan komputer. Saat itu belum ada pembukuan perusahaan sehingga keluar masuk keungan tidak terkontrol.

        Maksud didirikannya Perusahaan ini adalah sebagai wadah usaha yang berusaha mewujudkan tujuan utama perusahaan. Adapun tujuan utama didirikannya usaha ini adalah untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, tanpa keluar dari jalur bisnis yang sesuai dengan aturan yang baik dan benar. Tujuan sosial dari perusahaan ini adalah membantu mengurangi pengangguran. Sedangkan Tujuan pendidikan dari perusahaan ini adalah mengenalkan kepada masyarakat mengenai Sistem Operasi Open Source. Perusahaan ini memenuhi permintaan masyarakat akan jasa seputar pengetikan, servis komputer, dan cetak foto digital serta jenis jasa lain yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat mengenai komputer.

       Bentuk struktur Organisasi/Perusahaan yang saya kembangkan saat ini merupakan struktur organisasi LINI, mengapa? Karena perusahaan ini termasuk perusahaan kecil atau bisa disebut sebagai suatu wirausaha, Dimana dari berbagai macam kalangan dapat merasakannya. Modal awal perusahaan ini adalah satu unit perangkat komputer dan satu unit printer. Saat ini menempati lokasi di kelapa dua depok. Omset Target Usaha :

Jangka Pendek ( 3 bulan ke depan )
o Menjadi pusat jasa pengetikan, rental, cetak foto dan jasa servis komputer untuk daerah pemasaran seputar lokasi.
o Terbentuknya kekuatan pasar yang stabil, mengikat pelanggan lama dan mencari pelanggan baru.
o Memiliki system informasi online melalui internet, sehingga memudahkan pemasaran.
o Mencapai target pendapatan kotor 1.500.000,- rupiah per bulan

Jangka Menengah (6 bulan kedepan)
o Menjaga kepuasan pelanggan
o Menambah jenis usaha penjualan minuman ringan
o Mencapai target pendapatan kotor 2.000.000,- rupiah per bulan

Jangka Panjang :
o Mencapai pendapatan kotor 2.500.000,- per bulan
o Membentuk 3 cabang baru di daerah lain untuk memperluas jaringan usaha

Perusahaan ini berdiri sebagai hasil kerjasama antara pengusaha dan investor. Adapun secara global, bentuk kerjasama tersebut adalah sebagai berikut:
1. Investor menanamkan modal kepada perusahaan sebanyak Rp. 15.000.000,- dengan sistem bagi hasil 50:50.
2. Penguasaha berkewajiban menjalankan usaha tersebut dengan menggunakan modal dari investor untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.
3. Pengusaha bertanggung jawab penuh atas jalannya perusahaan dan melakukan pelaporan secara berkala kepada pemilik modal.
4. Segala kebijakan perusahaan yang bersifat umum, dapat diambil oleh pengusaha
5. Segala kebijakan perusahaan yang bersifat khusus dan penting diambil dengan persetujuan pemilik modal.
6. Pengusaha membuat perencanaan anggaran perusahaan tiap bulan untuk dilaporkan kepada investor.

        Dilihat dari Tema yang saya ambil “SEBERAPA PENTINGKAH ORGANISASI DAN METODE DALAM SUATU PERUSAHAAN / ORGANISASI ??”. membawa saya kembali kepada Kondisi masyarakat yang sebagian besar masih berada di bawah garis kemiskinan diperparah dengan kondisi perekonomian negara yang masih belum stabil. Banyak perusahaan yang bangkrut dan pengangguran bertambah semakin menambah permasalahan yang ada. Lapangan kerja tetap sedangkan pencari kerja bertambah. Oleh sebab itu, jiwa wirausaha harus dikembangkan. Dengan berwirausaha, kita dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan membantu pemerintah membangun perekonomian. Dalam dunia bisnis komputer, rental memang tidak se-menjanjikan seperti lima tahun yang lalu. Tapi, jika diamati dari segi ekonomi berwirausaha merupakan salah satu bentuk organisasi/perusahaan kecil yang besar manfaatnya dalam membantu masyarakat dari semua golongan.

Jadi sifat dan maksud organisasi metode adalah pelayanan terhadap manajer (atas) dan administrasi (bawah) yang berusaha memajukan pekerjaan mereka atau tata kerja yang di pergunakan dalam rangka pencapaian efisiensi yang maksimal pada suatu organisasi.

October 03, 2009

Menyaksikan orang disiksa dan kembali ke dunia

Kesaksian Warga Bengkalis yang Mati Suri dalam Temu Alumni ESQ
‘Menyaksikan Orang Disiksa dan Ingin Kembali ke Dunia’.

Pengalaman mati suri seperti yang dialami Aslina, telah pula dirasakan banyak orang. Seorang peneliti dan meraih gelar doktor filsafat dari Universitas Virginia Dr Raymond A Moody pernah meneliti fenomena ini. Hasilnya orang mati suri rata-rata memiliki pengalaman yang hampir sama. Masuk lorong waktu dan ingin dikembalikan ke dunia.

Catatan ini dilengkapi pula dengan penjelasan instruktur ESQ Legisan Sugimin yang mengutip Al-Quran yang menjelaskan orang yang mati itu ingin dikembalikan ke dunia, serta penelusuran melalui internet tentang Dr Raymond. Bagi pembaca yang ingin mengetahui perihal Dr Raymond dapat membuka situs www.lifeafterlife. com dan hasil penelitian Raymond tentang mati suri dapat dibaca di buku Life After Life.

Aslina adalah warga Bengkalis yang mati suri 24 Agustus 2006 lalu. Gadis berusia sekitar 25 tahun itu memberikan kesaksian saat nyawanya dicabut dan apa yang disaksikan ruhnya saat mati suri.

Sebelum Aslina memberi kesaksian, pamannya Rustam Effendi memberikan penjelasan pembuka. Aslina berasal dari keluarga sederhana, ia telah yatim. Sejak kecil cobaan telah datang pada dirinya. Pada umur tujuh tahun tubuhnya terbakar api sehingga harus menjalani dua kali operasi. Menjelang usia SMA ia termakan racun. Tersebab itu ia menderita selama tiga tahun. Pada umur 20 tahun ia terkena gondok (hipertiroid). Gondok tersebut menyebabkan beberapa kerusakan pada jantung dan matanya. Karena penyakit gondok itu maka Jumat, 24 Agustus 2006 Aslina menjalani check-up atas gondoknya di Rumah Sakit Mahkota Medical Center (MMC) Melaka Malaysia. Hasil pemeriksaan menyatakan penyakitnya di ambang batas sehingga belum bisa dioperasi.

”Kalau dioperasi maka akan terjadi pendarahan,” jelas Rustam. Oleh karena itu Aslina hanya diberi obat. Namun kondisinya tetap lemah. Malamnya Aslina gelisah luar biasa, dan terpaksa pamannya membawa Aslina kembali ke Mahkota sekitar pukul 12 malam itu. Ia dimasukkan ke unit gawat darurat (UGD), saat itu detak jantungnya dan napasnya sesak.Lalu ia dibawa ke luar UGD masuk ke ruang perawatan. ”Aslina seperti orang ombak (menjelang sakratulmaut, red). Lalu saya ajarkan kalimat thoyyibah dan syahadat. Setelah itu dalam pandangan saya Aslina menghembuskan nafas terakhir,” ungkapnya. Usai Rustam memberi pengantar, lalu Aslina memberikan kesaksiaanya.

”Mati adalah pasti. Kita ini calon-calon mayat, calon penghuni kubur,” begitu ia mengawali kesaksiaanya setelah meminta seluruh hadirin yang memenuhi Grand Ball Room Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru tersebut membacakan shalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Tak lupa ia juga menasehati jamaah untuk memantapkan iman, amal dan ketakwaan sebelum mati datang. ”Saya telah merasakan mati,” ujar anak yatim itu. Hadirin terpaku mendengar kesaksian itu. Sungguh, lanjutya, terlalu sakit mati itu.

Diceritakan, rasa sakit ketika nyawa dicabut itu seperti sakitnya kulit hewan ditarik dari daging, dikoyak. Bahkan lebih sakit lagi. ”Terasa malaikat mencabut (nyawa, red) dari kaki kanan saya,” tambahnya. Di saat itu ia sempat diajarkan oleh pamannya kalimat thoyibah. ”Saat di ujung napas, saya berzikir,” ujarnya. ”Sungguh sakitnya, Pak, Bu,” ulangnya di hadapan lebih dari 300 alumni ESQ Pekanbaru.

Diungkapkan, ketika ruhnya telah tercabut dari jasad, ia menyaksikan di sekelilingnya ada dokter, pamannya dan ia juga melihat jasadnya yang terbujur. Setelah itu datang dua malaikat serba putih mengucapkan Assalaimualaikum kepada ruh Aslina. ”Malaikat itu besar, kalau memanggil, jantung rasanya mau copot, gemetar,” ujar Aslina mencerita pengalaman matinya. Lalu malaikat itu bertanya: ‘’siapa Tuhanmu, apa agamamu, dimana kiblatmu dan siapa nama orangtuamu.” Ruh Aslina menjawab semua pertanyaan itu dengan lancar. Lalu ia dibawa ke alam barzah. ”Tak ada teman kecuali amal,” tambah Aslina yang Ahad malam itu berpakaian serba hijau.

Seperti pengakuan pamannya, Aslina bukan seorang pendakwah, tapi malam itu ia tampil memberikan kesaksian bagaikan seorang muballighah. Di alam barzah ia melihat seseorang ditemani oleh sosok yang mukanya berkudis,badan berbulu dan mengeluarkan bau busuk. Mungkin sosok itulah adalah amal buruk dari orang tersebut.

Aslina melanjutkan. ”Bapak, Ibu, ingatlah mati,” sekali lagi ia mengajak hadirin untuk bertaubat dan beramal sebelum ajal menjemput. Di alam barzah, ia melanjutkan kesaksiannya, ruh Aslina dipimpin oleh dua orang malaikat. Saat itu ia ingin sekali berjumpa dengan ayahnya. Lalu ia memanggil malaikat itu dengan ”Ayah”. ”Wahai ayah bisakah saya bertemu dengan ayah saya,” tanyanya. Lalu muncullah satu sosok. Ruh Aslina tak mengenal sosok yang berusia antara 17-20 tahun itu. Sebab ayahnya meninggal saat berusia 65 tahun. Ternyata memang benar, sosok muda itu adalah ayahnya. Ruh Aslina mengucapkan salam ke ayahnya dan berkata: ”Wahai ayah, janji saya telah sampai.” Mendengar itu ayah saya saya menangis. Lalu ayahnya berkata kepada Aslina. ”Pulanglah ke rumah, kasihan adik-adikmu. ” ruh Aslina pun menjawab. ”Saya tak bisa pulang, karena janji telah sampai”.

Usai menceritakan dialog itu, Aslina mengingatkan kembali kepada hadirin bahwa alam barzah dan akhirat itu benar-benar ada. ”Alam barzah, akhirat, surga dan neraka itu betul ada. Akhirat adalah kekal,” ujarnya bak seorang pendakwah.

Setelah dialog antara ruh Aslina dan ayahnya. Ayahnya tersebut menunduk. Lalu dua malaikat memimpinnya kembali, ia bertemu dengan perempuan yang beramal shaleh yang mukanya bercahaya dan wangi. Lalu ruh Aslina dibawa kursi yang empuk dan didudukkan di kursi tersebut, disebelahnya terdapat seorang perempuan yang menutup aurat, wajahnya cantik. Ruh Aslina bertanya kepada perempuan itu. ”Siapa kamu?” lalu perempuan itu menjawab.”Akulah (amal) kamu.”

Selanjutnya ia dibawa bersama dua malaikat dan amalnya berjalan menelurusi lorong waktu melihat penderitaan manusia yang disiksa. Di sana ia melihat seorang laki-laki yang memikul besi seberat 500 ton, tangannya dirantai ke bahu, pakaiannya koyak-koyak dan baunya menjijikkan. Ruh Aslina bertanya kepada amalnya.”Siapa manusia ini?” Amal Aslina menjawab orang tersebut ketika hidupnya suka membunuh orang.

Lalu dilihatnya orang yang yang kulit dan dagingnya lepas. Ruh Aslina bertanya lagi ke amalnya tentang orang tersebut. Amalnya mengatakan bahwa manusia tersebut tidak pernah shalat. Selanjutnya tampak pula oleh ruh Aslina manusia yang dihujamkan besi ke tubuhnya. Ternyata orang itu adalah manusia yang suka berzina. Tampak juga orang saling bunuh, manusia itu ketika hidup suka bertengkar dan mengancam orang lain.

Dilihatkan juga pada ruh Aslina, orang yang ditusuk dengan 80 tusukan, setiap tusukan terdapat 80 mata pisau yang tembus ke dadanya, lalu berlumuran darah, orang tersebut menjerit dan tidak ada yang menolongnya. Ruh Aslina bertanya pada amalnya. Dan dijawab orang tersebut adalah orang juga suka membunuh. Ada pula orang yang dihempaskan ke tanah lalu dibunuh. Orang tersebut adalah anak yang durhaka dan tidak mau memelihara orang tuanya ketika di dunia.

Perjalanan menelusuri lorong waktu terus berlanjut. Sampailah ruh Aslina di malam yang gelap, kelam dan sangat pekat sehingga dua malaikat dan amalnya yang ada disisinya tak tampak. Tiba-tiba muncul suara orang mengucap : Subnallah, Alhamdulillah dan Allahu Akbar. Tiba-tiba ada yang mengalungkan sesuatu di lehernya. Kalungan itu ternyata tasbih yang memiliki biji 99 butir.

Perjalanan berlanjut. Ia nampak tepak tembaga yang sisi-sisinya mengeluarkan cahaya, di belakang tepak itu terdapat gambar Ka’bah. Di dalam tepak terdapat batangan emas. Ruh Aslina bertanya pada amalnya tentang tepak itu. Amalnya menjawab tepak tersebut adalah husnul khatimah. (Husnul khatimah secara literlek berarti akhir yang baik. Yakni keadaan dimana manusia pada akhir hayatnya dalam keadaan (berbuat) baik, red).

Selanjutnya ruh Aslina mendengarkan azan seperti azan di Mekkah. Ia pun mengatakan kepada amalnya. ”Saya mau shalat.” Lalu dua malaikat yang memimpinnya melepaskan tangan ruh Aslina. ”Saya pun bertayamum, saya shalat seperti orang-orang di dunia shalat,” ungkap Aslina. Selanjutnya ia kembali dipimpin untuk melihat Masjid Nabawi. Lalu diperlihatkan pula kepada ruh Aslina, makam Nabi Muhammad SAW. Dimakam tersebut batangan-batangan emas di dalam tepak ”husnul khatimah” itu mengeluarkan cahaya terang. Berikutnya ia melihat cahaya seperti matahari tapi agak kecil. Cahaya itu pun bicara kepada ruh Aslina. ”Tolong kau sampaikan kepada umat, untuk bersujud di hadapan Allah.”

Selanjutnya ruh Aslina menyaksikan miliaran manusia dari berbagai abad berkumpul di satu lapangan yang sangat luas. Ruh Aslina hanya berjarak sekitar lima meter dari kumpulan manusia itu. Kumpulan manusia itu berkata. ”Cepatlah kiamat, aku tak tahan lagi di sini Ya Allah.” Manusia-manusia itu juga memohon. ”Tolong kembalikan aku ke dunia, aku mau beramal.”

Begitulah di antara cerita Aslina terhadap apa yang dilihat ruhnya saat ia mati suri. Dalam kesaksiaannya ia senantiasa mengajak hadirin yang datang pada pertemuan alumni ESQ itu untuk bertaubat dan beramal shaleh serta tidak melanggar aturan Allah. Setelah kesaksian Aslina, instruktur Pelatihan ESQ Legisan Sugimin yang telah mendapat lisensi dari Ary Ginanjar (pengarang buku sekaligus penemu metode Pelatihan ESQ) menjelaskan bahwa fenomena mati suri dan apa yang disaksikan oleh orang yang mati suri pernah diteliti ilmuan Barat. Legisan mengemukakan pula, mungkin di antara alumni ESQ yang hadir pada Ahad (24/9) malam itu ada yang tidak percaya atau ragu terhadap kesaksian Aslina. Tapi yang jelas, lanjutnya, rata-rata orang yang mati suri merasakan dan melihat hal yang hampir sama.

”Apa yang disampaikan Aslina, mungkin bukti yang ditunjukkan Allah kepada kita semua,” ujarnya. Legisan menjelaskan penelitian oleh Dr Raymond A Moody Jr tentang mati suri. Raymond mengemukakan orang mati suri itu dibawa masuk ke lorong waktu, di sana ia melihat rekaman seluruh apa yang telah ia lakukan selama hidupnya. Dan diakhir pengakuan orang mati suri itu berkata: ”Dan aku ingin agar aku dapat kembali dan membatalkan semuanya.”

Menanggapi kesaksian Aslina yang melihat orang-orang berteriak ingin dikembalikan ke dunia dan ingin beramal serta penelitian Raymond yang menyebutkan ”aku ingin agar aku dapat kembali dan membatalkan semuanya,” Legisan mengutip ayat Al-Quran Surat Al-Mu’muninun (23) ayat 99-100:

Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata:”Ya, Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia).”(99) . Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan.(100).

Sebagai penguat dalil agar manusia bertaubat, dikutipkan juga Quran Surat Az-Zumar ayat 39: ”Dan kembalilah kamu kepada Tuhan-Mu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).”

Usai pertemuan alumni itu, Aslina meminta nasehat dari Legisan. Intruktur ESQ itu menyarankan agar Aslina senatiasa berdakwah dan menyampaikan kesaksiaannya saat mati suri kepada masyarakat agar mereka bertaubat dan senantiasa mentaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Setelah acara, banyak di antara alumni yang bersimpati dan ingin membantu pengobatan sakit gondoknya. Para hadirinpun menyempat diri untuk berfoto bersama Aslina.

Semoga pembaca dapat mengambil pelajaran dari kesaksiaan tersebut.

NB : Bagikan cerita ini kepada semua orang, agar mereka mendapat hikmahnya dari cerita ini. Ternyata hidup ini hanya sementara, dan hanya amal serta hati yang bersih yang menuntun kita menuju jalan kehadapan Ilahi.

3 Tanda Ciri-ciri Akan Terjadinya Gempa Bumi Dan Tips Menghadapi Gempa

Waspadai 3 Tanda Ciri-ciri Akan Terjadinya Gempa Bumi Dan 10 Tips Menghadapi Gempa
ciri-ciri akan datangnya gempa. Gempa bumi yang terjadi memang menakutkan, namun hal ini tidak bisa dihindari mengingat Indonesia termasuk negara yang rawan akan gempa. Untuk itu, mempelajari dan mewaspadai ciri-ciri yang biasanya terjadi sebelum gempa adalah hal yang bijaksana.

Ada beberapa ciri-ciri yang dapat terlihat jika akan terjadi gempa bumi. Beberapa ciri-ciri tersebut antara lain:
  • Lihat ke langit
kalau di langit ada awan yang berbentuk seperti angin tornado/seperti pohon/seperti batang, bentuknya berdiri, itu adalah awan gempa yang biasanya muncul sebelum gempa terjadi. Awan yang berbentuk aneh itu terjadi karena adanya gelombang elektromagnetis berkekuatan hebat dari dasar bumi, sehingga gelombang elektromagnetis tersebut ‘menghisap’ daya listrik di awan, oleh karena itu bentuk awannya jadi seperti tersedot ke bawah. Gelombang elektromagnetis berkekuatan besar itu sendiri terjadi akibat adanya patahan atau pergeseran lempeng bumi. Tapi kemunculan awan gempa seperti itu di langit tidak selalu berarti akan ada gempa. Bisa saja memang bentuknya seperti itu.

Coba diuji medan elektromagnetis di dalam rumah
- Cek siaran TV, apakah ada suara brebet-brebet ataukah tidak
- Jika terdapat mesin fax, cek apakah lampunya blinking biarpun lagi tidak transmit data
- Coba minta orang lain mengirim fax ke kita, cek apakah teksnya yang diterima berantakan atau tidak
- Coba matikan aliran listrik. Cek apakah lampu neon tetap menyala redup/remang-remang biarpun tak ada arus listrik

Kalo tiba-tiba TV brebet-brebet, lampu fax blinking, padahal sedang tidak transmitting, teks yang kita terima berantakan dan neon tetap menyala biarpun tidak ada arus listrik, itu berarti memang sedang ada gelombang elektromagnetis luar biasa yang sedang terjadi tapi kasat mata dan tidak dapat dirasakan oleh manusia.
  • Perhatikan hewan-hewan
Cek apakah hewan-hewan seperti “menghilang”, lari atau bertingkah laku aneh/gelisah. Insting hewan biasanya tajam dan hewan bisa merasakan gelombang elektromagnetis.
  • Air tanah
Lihat juga apakah air tanah tiba-tiba menjadi surut tidak seperti biasanya.

Jika ketiga tanda ini ada atau terlihat dalam waktu bersamaan, segeralah bersiap-siap untuk evakuasi. Empat tanda tersebut kemungkinan besar menunjukkan memang akan ada gempa berkekuatan besar.

   Walaupun demikian, adanya awan gempa yang bentuknya aneh itu, tetap tidak bisa memastikan kapan gempa terjadi. Oleh karena itu jangan tunggu-tunggu lagi, sebisa mungkin langsung melakukan tindakan penyelamatan diri untuk menghindari hal-hal yang paling buruk. Kalau skala gempanya besar dan episentrumnya terletak di laut, kita harus selalu aware akan datangnya gelombang tsunami. Tingginya gelombang bisa puluhan meter, bisa juga hanya dua meter. Tapi biarpun hanya dua meter, gelombangnya tidak main-main. Kekuatannya dahsyat (seperti tidak ada habisnya) dan tekanannya bisa mencapai 190 kilogram. (guugling.com)

10 Tips Menghadapi Gempa Diantaranya:

Jika gempabumi menguncang secara tiba-tiba, berikut ini 10 petunjuk yang dapat dijadikan pegangan dimanapun anda berada.

1. DI DALAM RUMAH

didalam rumah
Getaran akan terasa beberapa saat. Selama jangka waktu itu, anda harus mengupayakan keselamatan diri anda dan keluarga anda. Masuklah ke bawah meja untuk melindungi tubuh anda dari jatuhan benda-benda. Jika anda tidak memiliki meja, lindungi kepala anda dengan bantal. Jika anda sedang menyalakan kompor maka matikan segera untuk mencegah terjadinya kebakaran.

2. DI LUAR RUMAH

diluar rumah
Lindungi kepala anda dan hindari benda-benda berbahaya. Di daerah perkantoran atau kawasan industri, bahaya bisa muncul dari jatuhnya kaca-kaca dan papan-papan reklame. Lindungi kepala anda dengan menggunakan tangan, tas atau apapun yang anda bawa.

3. DI MALL, BIOSKOP, DAN LANTAI DASAR MALL

didalam bioskop
Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan. Ikuti semua petunjuk dari pegawai atau satpam.

4. DI DALAM LIFT

didalam lift
Jangan menggunakan lift saat terjadi gempabumi atau kebakaran. Jika anda merasakan getaran gempabumi saat berada di dalam lift, maka tekanlah semua tombol. Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah. Jika anda terjebak dalam lift, hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia.

5. DI DALAM KERETA API

didalam kereta api
Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga anda tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan secara mendadak. Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta. Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan.

6. DI DALAM MOBIL

di dalam mobil
Saat terjadi gempabumi besar, anda akan merasa seakan-akan roda mobil anda gundul. Anda akan kehilangan kontrol terhadap mobil dan susah mengendalikannya. Jauhi persimpangan, pinggirkan mobil anda di kiri jalan dan berhentilah. Ikuti instruksi dari radio mobil. Jika harus mengungsi maka keluarlah dari mobil, biarkan mobil tak terkunci.

7. DI GUNUNG/PANTAI

di tempat wisata
Ada kemungkinan longsor terjadi dari atas gunung. Menjauhlah langsung ke tempat aman. Di pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika anda merasakan getaran dan tanda-tanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.

8. BERI PERTOLONGAN

beripertolongan
Sudah dapat diramalkan bahwa banyak orang akan cedera saat terjadi gempabumi besar. Karena petugas kesehatan dari rumah-rumah sakit akan mengalami kesulitan datang ke tempat kejadian maka bersiaplah memberikan pertolongan pertama kepada orang-orang berada di sekitar anda.

9. EVAKUASI

evakuasi
Tempat-tempat pengungsian biasanya telah diatur oleh pemerintah daerah. Pengungsian perlu dilakukan jika kebakaran meluas akibat gempabumi. Pada prinsipnya, evakuasi dilakukan dengan berjalan kaki dibawah kawalan petugas polisi atau instansi pemerintah. Bawalah barang-barang secukupnya.

10. DENGARKAN INFORMASI

dengarkan informasi
Saat gempabumi besar terjadi, masyarakat terpukul kejiwaannya. Untuk mencegah kepanikan, penting sekali setiap orang bersikap tenang dan bertindaklah sesuai dengan informasi yang benar. Anda dapat memperoleh informasi yang benar dari pihak berwenang, polisi, atau petugas PMK. Jangan bertindak karena informasi orang yang tidak jelas. (portal.vsi.esdm.go.id)