Satu kondisi gangguan atau syndroma pada pembuluh darah jantung yang menyebabkan rasa nyeri pada bagian dada yang mengharuskan seseorang segera dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) di kalangan warga kota Sydney, Australia pada tahun 2005 setelah ditelusuri berujung pada radiasi tinggi sinar matahari dan tingkat kadar ozone.
Data dari sejumlah pengamatan mengindikasikan kenaikan jumlah pasien yang dibawa ke UGD dengan keluhan rasa nyeri yang amat sangat di bagian dada yang mengancam keselamatan jiwa seseorang yang datang membutuhkan pertolongan medis ke UGD terjadi selama bulan April dan Mei 2005 dilaporkan oleh Dr.Robin M. Turner dan rekan-rekan dari Departemen Kesehatan New South Wales di North Sydney yang dimuat dalam majalah Environmental Health.Daftar kunjungan ke UGD meningkat dari 4,0 per hari di tahun 2004 menjadi 5,7 per hari selama 8 pekan dari awal April hingga akhir Mei 2005.
Para ilmuwan meneliti dan membandingkan angka pengunjung pasien UGD untuk keluhan nyeri pada bagian dada dan mengaitkannya dengan variabel cuaca dan polusi untuk menemukan penjelasan bagi kenaikan jumlah pasien gangguan pada pembuluh darah jantung (cardiovascular syndroma) pada masa periode tersebut.
"Dengan mengaitkan antara faktor-faktor lingkungan dengan jumlah kasus gangguan pembuluh darah jantung dan kondisi cuaca berupa temperatur cuaca panas, sedang dan stabil yang meningkat dari kondisi sangat panas saat itu sehingga kami membuat hipotesa adanya kaitan antara kenaikan jumlah kasus gangguan pembuluh darah jantung dengan faktor kondisi lingkungan," kata para ilmuwan tersebut.Terutama naiknya temperatur meningkatkan resiko sebesar 27%, tingkat radiasi matahari meningkatkan resiko 44% dan tingkat Ozone yang tinggi meningkatkan resiko sebesar 13%.
Sejumlah faktor yang memberikan penjelasan yang paling baik akan kaitan tersebut adalah asal muasal peristiwa fotokimiawi yang mengamati kaitan dengan faktor-faktor berupa tingkat ozone, radiasi matahari dan temperatur selama periode tersebut," kata Turner dan rekan-rekannya."Baik radiasi matahari maupun temperatur adalah katalisator yang penting dalam reaksi fotokimiawi yang menghasilkan ozone serta oksidan lainnya," kata para ilmuwan Sydney tersebut.
Reaksi kimiawi tersebut telah dikaitkan dengan sejumlah kondisi gangguan pembuluh darah jantung termasuk kelainan pengerutan jantung."Temperatur dan radiasi matahari sangat tinggi pada periode tersebut (April hingga Mei) . Dengan tambahan kondisi cuaca periode tersebut sangat kering serta tekanan atmosfir yang tinggi sehingga menyebabkan kondisi atmosferis stagnasi dan adanya penumpukan ozone.
Berkurangnya variabilitas pada tekanan udara saat periode transisi (April-Mei) memberikan dukungan bagi situasi hipotesa stagnasi tadi," kata Turner dan rekan-rekan menyimpulkan.
sumber : kapanlagi.com
December 30, 2009
Depresi dan Stroke Saling Berhubungan
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI) Dr Suryo Dharmono mengatakan, depresi, penyakit jantung akibat penyempitan pembuluh darah, dan stroke saling terkait dan berhubungan timbal balik.
Dalam seminar tentang relasi antara depresi, penyakit jantung, dan stroke, di Jakarta, Dr Suryo Dharmono menjelaskan bahwa kombinasi depresi dan penyakit jantung berupa penyempitan pembuluh darah atau pada stroke dapat meningkatkan angka kematian.
"Berbagai studi tentang depresi pada pasien penyakit jantung menunjukkan angka prevalensi yang cukup tinggi, yakni 18-60%. Studi-studi epidemiologis juga menunjukkan peningkatan angka mortalitas pasien penyakit jantung akibat menderita pula depresi," katanya.
Sementara itu depresi yang dialami oleh pasien stroke juga berpeluang cukup tinggi untuk meningkatkan angka mortalitas.
"Depresi pada pasien stroke menunjukkan prevalensi sekitar 27-45%. Pada penderita stroke, depresi akan memperlambat proses penyembuhan, memperberat gejala fisik, mengganggu rehabilitasi, dan meningkatkan angka kematian," kata Suryo.
Depresi adalah penyakit serius yang diderita oleh jutaan orang dengan berbagai macam gejala. Depresi dapat menyebabkan seseorang merasa bersalah tanpa alasan yang jelas.Depresi dapat menjadikan seseorang merasa tidak berguna, meskipun telah melakukan apa saja yang menurutnya adalah yang terbaik, tambah Suryo.
"Depresi dapat menyebabkan seseorang tidak berminat terhadap hal-hal yang sebelumnya amat dia sukai. Selain itu depresi membuat energi terkuras, sehingga lekas merasa letih dan lelah," ujarnya.Sementara itu penyakit jantung akibat penyempitan pembuluh darah koroner menghambat aliran darah kaya oksigen ke otot jantung.Penyakit jantung ini disebut pula dengan penyakit jantung iskemik, dan gejala yang paling sering tampil adalah nyeri di bagian dada (disebut dengan istilah angina).
Faktor-faktor resiko yang kerap memunculkan penyakit jantung iskemik antara lain umur, jenis kelamin, kebiasaan merokok, diabetes, riwayat keluarga penyakit jantung prematur, dan hipertensi.
"Di sisi lain stroke adalah penyakit pembuluh darah otak yang ditandai dengan kematian jaringan otak yang terjadi akibat berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak," kata Suryo yang menjadi staf pengajar bagian psikiatri di FK-UI sejak 1999.
Stroke bisa dipicu oleh berbagai penyakit antara lain hipertensi, penyakit jantung, diabetes mellitus, dan berbagai keadaan seperti usia yang lanjut, obesitas, merokok, suku bangsa (negro/Spanyol), jenis kelamin (laki-laki), dan kebiasaan kurang berolahraga.
"Penanganan yang komprehensif terhadap penderita penyakit jantung iskemik dan stroke sangat perlu untuk memberikan perhatian pada pengelolaan depresi. Pengelolaan yang benar terhadap depresi merupakan faktor yang penting untuk tercapainya pemulihan yang optimal," kata dia.
Ia melanjutkan, "Seyogyanya pengelolaan depresi dan pemulihan pasien dan penyakit jantung dan stroke melibatkan tim terpadu interdisipliner, yang terdiri atas dokter ahli penyakit jantung, penyakit syaraf, psikiater, rehabilitasi medik, psikolog, dan pekerja sosial."
sumber : kapanlagi.com
Dalam seminar tentang relasi antara depresi, penyakit jantung, dan stroke, di Jakarta, Dr Suryo Dharmono menjelaskan bahwa kombinasi depresi dan penyakit jantung berupa penyempitan pembuluh darah atau pada stroke dapat meningkatkan angka kematian.
"Berbagai studi tentang depresi pada pasien penyakit jantung menunjukkan angka prevalensi yang cukup tinggi, yakni 18-60%. Studi-studi epidemiologis juga menunjukkan peningkatan angka mortalitas pasien penyakit jantung akibat menderita pula depresi," katanya.
Sementara itu depresi yang dialami oleh pasien stroke juga berpeluang cukup tinggi untuk meningkatkan angka mortalitas.
"Depresi pada pasien stroke menunjukkan prevalensi sekitar 27-45%. Pada penderita stroke, depresi akan memperlambat proses penyembuhan, memperberat gejala fisik, mengganggu rehabilitasi, dan meningkatkan angka kematian," kata Suryo.
Depresi adalah penyakit serius yang diderita oleh jutaan orang dengan berbagai macam gejala. Depresi dapat menyebabkan seseorang merasa bersalah tanpa alasan yang jelas.Depresi dapat menjadikan seseorang merasa tidak berguna, meskipun telah melakukan apa saja yang menurutnya adalah yang terbaik, tambah Suryo.
"Depresi dapat menyebabkan seseorang tidak berminat terhadap hal-hal yang sebelumnya amat dia sukai. Selain itu depresi membuat energi terkuras, sehingga lekas merasa letih dan lelah," ujarnya.Sementara itu penyakit jantung akibat penyempitan pembuluh darah koroner menghambat aliran darah kaya oksigen ke otot jantung.Penyakit jantung ini disebut pula dengan penyakit jantung iskemik, dan gejala yang paling sering tampil adalah nyeri di bagian dada (disebut dengan istilah angina).
Faktor-faktor resiko yang kerap memunculkan penyakit jantung iskemik antara lain umur, jenis kelamin, kebiasaan merokok, diabetes, riwayat keluarga penyakit jantung prematur, dan hipertensi.
"Di sisi lain stroke adalah penyakit pembuluh darah otak yang ditandai dengan kematian jaringan otak yang terjadi akibat berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak," kata Suryo yang menjadi staf pengajar bagian psikiatri di FK-UI sejak 1999.
Stroke bisa dipicu oleh berbagai penyakit antara lain hipertensi, penyakit jantung, diabetes mellitus, dan berbagai keadaan seperti usia yang lanjut, obesitas, merokok, suku bangsa (negro/Spanyol), jenis kelamin (laki-laki), dan kebiasaan kurang berolahraga.
"Penanganan yang komprehensif terhadap penderita penyakit jantung iskemik dan stroke sangat perlu untuk memberikan perhatian pada pengelolaan depresi. Pengelolaan yang benar terhadap depresi merupakan faktor yang penting untuk tercapainya pemulihan yang optimal," kata dia.
Ia melanjutkan, "Seyogyanya pengelolaan depresi dan pemulihan pasien dan penyakit jantung dan stroke melibatkan tim terpadu interdisipliner, yang terdiri atas dokter ahli penyakit jantung, penyakit syaraf, psikiater, rehabilitasi medik, psikolog, dan pekerja sosial."
sumber : kapanlagi.com
Mudik Aman dan Nyaman
Mudik dengan kendaraan sendiri pasti jauh lebih nyaman dan aman, namun bagaimana dengan Anda yang terpaksa mudik menggunakan kendaraan umum, pastinya jauh lebih ribet dan beresiko. Nah, untuk menghindari bahaya yang tidak diinginkan selama mudik, tak ada salahnya Anda cermati tips dan trik berikut ini, agar perjalanan mudik Anda terasa lebih aman dan jauh dari resiko bahaya kejahatan yang kerap mengintai para pemudik.
- Yakin dan Percaya Diri
Bisa jadi Anda sudah lama tak pulang kampung dan tentu sedikit merasa asing dengan perubahan kota Anda, atau merasa tak mengenali daerah di mana Anda memang diwajibkan untuk transit sebelum menuju ke tujuan akhir Anda. Tak perlu panik, tingkatkan rasa percaya diri Anda, karena di tempat umum rasa pede mutlak dibutuhkan untuk menghindari bahaya kejahatan yang kerap kali muncul di saat peluang tersebut terbuka. Yakinlah bahwa Anda mengenali area di mana Anda berada, jika memang dibutuhkan bertanyalah kepada pihak keamanan atau orang-orang yang Anda yakini bisa membantu Anda. Hindari bertanya pada sembarang orang.
- Perhiasan
Bukan rahasia umum lagi, jika perhiasan jadi magnet menarik tindak kriminal. So, jika ingin selamat, jangan gunakan perhiasan sama sekali selama mudik dengan kendaraan umum, meskipun itu hanya sebuah perhiasan imitasi. Karena apapun aksesori yang Anda pakai, pasti mengundang pelaku kriminal melirik Anda.
- Pakaian
Karena Anda bepergian dengan kendaraan umum, usahakan mengenakan pakaian yang tak mencolok, baik dalam warna maupun model. Celana panjang dengan berbahan denim dan atasan berbahan katun akan terasa nyaman saat digunakan bepergian dan memudahkan ruang gerak Anda. Pakai sepatu sport yang nyaman dan ringan di kaki, hindari menggunakan sepatu berhak tinggi. Ingat Anda sedang mudik, bukan pergi ke pesta khan?
- Obat-obatan
Perjalanan jauh butuh kondisi tubuh yang fit dan bugar, karena itu jangan sepelekan kondisi badan, dan usahakan selalu mengkonsumsi makanan sehat dan minum multivitamin saat Anda mudik. Jangan lupa membawa obat, minyak gosok dan suplemen setiap kali Anda bepergian jauh.
- Barang Bawaan
Meski lama tak pulang kampung bukan berarti Anda harus memborong semua oleh-oleh khas kota di mana Anda tinggal selama ini khan? Keselamatan dan kenyamanan jauh lebih penting, mengingat Anda bepergian dengan transportasi umum, tentu kemudahan gerak jadi prioritas utama yang harus Anda perhatikan. Jika memang Anda memaksa membawa banyak barang, minimalkan membawa barang yang sekiranya tak Anda butuhkan, perkirakan berapa lama Anda akan berlibur dan yang pasti pilih tas pakaian berbahan tebal dan kuat, lebih bagus lagi jika dilengkapi pengunci bernomor kode otomatis.
- Uang Pas
Uang jadi urusan ini yang paling krusial, untuk berjaga-jaga dari tindak kejahatan simpan uang di beberapa tempat yang sekiranya aman dan jauh dari jangkauan copet. Selain itu, seandainya Anda memang terlanjur kena palak/gendam, Anda masih bisa menyelamatkan sebagian uang Anda.
- Dompet
Hindari mengeluarkan dompet di depan umum, karena barang ini menjadi incaran idola para pencopet. Lebih aman jika Anda menyimpan sejumlah uang pas di saku celana Anda dan menyimpan dompet di bagian terdalam tas bawaan Anda. Aman dan tentu lebih praktis mengingat Anda akan berdesak-desakan dengan banyak orang. Dan jangan lupa bawa selalu uang receh di saku yang lain, untuk membayar peron atau setidaknya berbelas kasih pada pengemis atau pengamen.
- Stay Cool
Jangan terlalu banyak melakukan gerakan berlebihan, karena tindakan ini justru mengundang orang lain untuk melihat Anda. Cobalah, tetap tenang dan waspada meski Anda berada dalam situasi yang tidak nyaman. Tarik nafas panjang bisa membantu mengembalikan ketenangan Anda.
- Waspada
Usahakan tetap bersikap wajar dan sopan meski teman seperjalanan Anda menawarkan kebaikan. Jangan terlalu akrab dan jangan terlalu berlebihan mencurigai teman perjalanan Anda. Bersikap hati-hati dan ada baiknya Anda menolak dengan halus jika ada yang menawari makanan ataupun minuman. Jangan pula terlena dengan tampang rupawan dan baik hati yang mencoba bercakap-cakap dengan Anda, siapa tahu itu hanya sebuah 'perangkap' yang akan memperdaya Anda. Bersikap dan berbicaralah seperlunya dengan tema umum dan hindari pembicaraan yang sifatnya pribadi.
- Tegas
Jadi rebutan calo, tukang ojek, becak dan sopir taksi selalu dialami para pemudik, nah untuk menghindari serbuan tersebut adalah menolaknya dengan tegas namun sopan. Jika masih 'membandel' dan bahkan bersikap kurang ajar, jangan sekalipun meladeni mereka, lebih bijak jika Anda diam dan mengabaikan mereka, meski Anda merasa tak nyaman dengan perkataan yang mereka ucapkan. Segeralah menuju ke area yang Anda anggap aman dari jangkauan mereka setidaknya sampai jemputan datang atau memungkinkan Anda berpikir lebih tenang untuk menentukan tujuan Anda selanjutnya.
- Berdoa
Merasakan kehadiranNya dalam setiap langkah Anda akan membuat perjalanan Anda terasa aman dan nyaman. Biasakanlah berdoa sebelum Anda bepergian, selain membuat hati lebih tenang, Anda juga terhindar dari kejahatan yang melibatkan ilmu-ilmu tertentu di luar jangkauan Anda, dan tak pernah Anda sadari.
sumber : kapanlagi.com
- Yakin dan Percaya Diri
Bisa jadi Anda sudah lama tak pulang kampung dan tentu sedikit merasa asing dengan perubahan kota Anda, atau merasa tak mengenali daerah di mana Anda memang diwajibkan untuk transit sebelum menuju ke tujuan akhir Anda. Tak perlu panik, tingkatkan rasa percaya diri Anda, karena di tempat umum rasa pede mutlak dibutuhkan untuk menghindari bahaya kejahatan yang kerap kali muncul di saat peluang tersebut terbuka. Yakinlah bahwa Anda mengenali area di mana Anda berada, jika memang dibutuhkan bertanyalah kepada pihak keamanan atau orang-orang yang Anda yakini bisa membantu Anda. Hindari bertanya pada sembarang orang.
- Perhiasan
Bukan rahasia umum lagi, jika perhiasan jadi magnet menarik tindak kriminal. So, jika ingin selamat, jangan gunakan perhiasan sama sekali selama mudik dengan kendaraan umum, meskipun itu hanya sebuah perhiasan imitasi. Karena apapun aksesori yang Anda pakai, pasti mengundang pelaku kriminal melirik Anda.
- Pakaian
Karena Anda bepergian dengan kendaraan umum, usahakan mengenakan pakaian yang tak mencolok, baik dalam warna maupun model. Celana panjang dengan berbahan denim dan atasan berbahan katun akan terasa nyaman saat digunakan bepergian dan memudahkan ruang gerak Anda. Pakai sepatu sport yang nyaman dan ringan di kaki, hindari menggunakan sepatu berhak tinggi. Ingat Anda sedang mudik, bukan pergi ke pesta khan?
- Obat-obatan
Perjalanan jauh butuh kondisi tubuh yang fit dan bugar, karena itu jangan sepelekan kondisi badan, dan usahakan selalu mengkonsumsi makanan sehat dan minum multivitamin saat Anda mudik. Jangan lupa membawa obat, minyak gosok dan suplemen setiap kali Anda bepergian jauh.
- Barang Bawaan
Meski lama tak pulang kampung bukan berarti Anda harus memborong semua oleh-oleh khas kota di mana Anda tinggal selama ini khan? Keselamatan dan kenyamanan jauh lebih penting, mengingat Anda bepergian dengan transportasi umum, tentu kemudahan gerak jadi prioritas utama yang harus Anda perhatikan. Jika memang Anda memaksa membawa banyak barang, minimalkan membawa barang yang sekiranya tak Anda butuhkan, perkirakan berapa lama Anda akan berlibur dan yang pasti pilih tas pakaian berbahan tebal dan kuat, lebih bagus lagi jika dilengkapi pengunci bernomor kode otomatis.
- Uang Pas
Uang jadi urusan ini yang paling krusial, untuk berjaga-jaga dari tindak kejahatan simpan uang di beberapa tempat yang sekiranya aman dan jauh dari jangkauan copet. Selain itu, seandainya Anda memang terlanjur kena palak/gendam, Anda masih bisa menyelamatkan sebagian uang Anda.
- Dompet
Hindari mengeluarkan dompet di depan umum, karena barang ini menjadi incaran idola para pencopet. Lebih aman jika Anda menyimpan sejumlah uang pas di saku celana Anda dan menyimpan dompet di bagian terdalam tas bawaan Anda. Aman dan tentu lebih praktis mengingat Anda akan berdesak-desakan dengan banyak orang. Dan jangan lupa bawa selalu uang receh di saku yang lain, untuk membayar peron atau setidaknya berbelas kasih pada pengemis atau pengamen.
- Stay Cool
Jangan terlalu banyak melakukan gerakan berlebihan, karena tindakan ini justru mengundang orang lain untuk melihat Anda. Cobalah, tetap tenang dan waspada meski Anda berada dalam situasi yang tidak nyaman. Tarik nafas panjang bisa membantu mengembalikan ketenangan Anda.
- Waspada
Usahakan tetap bersikap wajar dan sopan meski teman seperjalanan Anda menawarkan kebaikan. Jangan terlalu akrab dan jangan terlalu berlebihan mencurigai teman perjalanan Anda. Bersikap hati-hati dan ada baiknya Anda menolak dengan halus jika ada yang menawari makanan ataupun minuman. Jangan pula terlena dengan tampang rupawan dan baik hati yang mencoba bercakap-cakap dengan Anda, siapa tahu itu hanya sebuah 'perangkap' yang akan memperdaya Anda. Bersikap dan berbicaralah seperlunya dengan tema umum dan hindari pembicaraan yang sifatnya pribadi.
- Tegas
Jadi rebutan calo, tukang ojek, becak dan sopir taksi selalu dialami para pemudik, nah untuk menghindari serbuan tersebut adalah menolaknya dengan tegas namun sopan. Jika masih 'membandel' dan bahkan bersikap kurang ajar, jangan sekalipun meladeni mereka, lebih bijak jika Anda diam dan mengabaikan mereka, meski Anda merasa tak nyaman dengan perkataan yang mereka ucapkan. Segeralah menuju ke area yang Anda anggap aman dari jangkauan mereka setidaknya sampai jemputan datang atau memungkinkan Anda berpikir lebih tenang untuk menentukan tujuan Anda selanjutnya.
- Berdoa
Merasakan kehadiranNya dalam setiap langkah Anda akan membuat perjalanan Anda terasa aman dan nyaman. Biasakanlah berdoa sebelum Anda bepergian, selain membuat hati lebih tenang, Anda juga terhindar dari kejahatan yang melibatkan ilmu-ilmu tertentu di luar jangkauan Anda, dan tak pernah Anda sadari.
sumber : kapanlagi.com
Mudik dapat Meningkatkan Resiko Penggumpalan Darah
Ternyata aktivitas mudik menyimpan beberapa resiko. Hal ini disebabkan karena orang yang bepergian memiliki resiko hampir tiga kali lebih besar dari kondisi normal untuk terserang penggumpalan darah, dengan peningkatan terukur bagi setiap dua jam yang dihabiskan dengan duduk di mobil atau di kursi pesawat, demikian laporan beberapa peneliti.
Mereka mengatakan resiko itu cukup serius sehingga pantas untuk melakukan penelitian mengenai cara yang lebih baik menjaga kesehatan orang yang bepergian, meskipun tak cukup kuat untuk mensahkan tindakan memberikan penumpang pesawat obat anti-penggumpalan darah.
Dr. Divay Chandra dan rekannya di Harvard University di Boston secara khusus meneliti venous thromboembolism (VTE/perkembangan penggumpalan darah di dalam urat darah halus), biasanya di kaki.
Penggumpalan darah juga dapat mengakibatkan stroke dan serangan jantung ketika itu terjadi di pembuluh nadi tapi VTE dapat mengakibatkan kerusakan lokal atau mengalir ke jantung dan menewaskan manusia.Tim Chandra melakukan apa yang disebut meta analisis, mengumpulkan hasil dari banyak studi berbeda untuk melihat apa yang mereka temukan secara bersama.Mereka mendapati bahwa 14 studi yang melibatkan 4.000 pasien yang memenuhi kriteria mereka mengenai kualitas.
"Temuan kami memperlihatkan untuk pertama kali hubungan jelas antara bepergian dan VTE," tulis mereka di dalam laporan mereka, yang disiarkan di dalam jurnal Annals of Internal Medicine.
Perempuan yang sedang hamil atau meminum pil pencegah kehamilan dan yang bertubuh gemuk memiliki resiko sangat tinggi, kata mereka.Resiko penuh adalah satu kasus dalam setiap 4.600 perjalanan penerbangan, kata mereka. Mereka menyatakan bahwa sebagian studi tak memperlihatkan resiko penggumpalan darah tapi mengatakan cara studi mereka dilakukan dapat dipertanyakan.
"Temuan di dalam laporan ini menunjukkan bahwa, setidaknya di antara yang secara umum sehat, bahkan peningkatan tiga kali lipat resiko yang relatif tampaknya takkan menghasilkan resiko penuh yang cukup besar untuk mensahkan campur-tangan resiko yang lebih tinggi, seperti pemberian obat kunyah anti-penggumpalan darah selama perjalanan," tulis mereka.
Namun menjamin bahwa orang meminum tambahan cairan dan berdiri serta bergerak setiap dua jam atau lebih cukup bermanfaat, kata mereka."Di seluruh dunia, 2,5 miliar penumpang bepergian melalui udara saja pada 2010, yang mempertegas sangat banyak warga dunia menghadapi resiko kondisi serius ini," ungkap mereka.
Sumber : kapanlagi.com
Mereka mengatakan resiko itu cukup serius sehingga pantas untuk melakukan penelitian mengenai cara yang lebih baik menjaga kesehatan orang yang bepergian, meskipun tak cukup kuat untuk mensahkan tindakan memberikan penumpang pesawat obat anti-penggumpalan darah.
Dr. Divay Chandra dan rekannya di Harvard University di Boston secara khusus meneliti venous thromboembolism (VTE/perkembangan penggumpalan darah di dalam urat darah halus), biasanya di kaki.
Penggumpalan darah juga dapat mengakibatkan stroke dan serangan jantung ketika itu terjadi di pembuluh nadi tapi VTE dapat mengakibatkan kerusakan lokal atau mengalir ke jantung dan menewaskan manusia.Tim Chandra melakukan apa yang disebut meta analisis, mengumpulkan hasil dari banyak studi berbeda untuk melihat apa yang mereka temukan secara bersama.Mereka mendapati bahwa 14 studi yang melibatkan 4.000 pasien yang memenuhi kriteria mereka mengenai kualitas.
"Temuan kami memperlihatkan untuk pertama kali hubungan jelas antara bepergian dan VTE," tulis mereka di dalam laporan mereka, yang disiarkan di dalam jurnal Annals of Internal Medicine.
Perempuan yang sedang hamil atau meminum pil pencegah kehamilan dan yang bertubuh gemuk memiliki resiko sangat tinggi, kata mereka.Resiko penuh adalah satu kasus dalam setiap 4.600 perjalanan penerbangan, kata mereka. Mereka menyatakan bahwa sebagian studi tak memperlihatkan resiko penggumpalan darah tapi mengatakan cara studi mereka dilakukan dapat dipertanyakan.
"Temuan di dalam laporan ini menunjukkan bahwa, setidaknya di antara yang secara umum sehat, bahkan peningkatan tiga kali lipat resiko yang relatif tampaknya takkan menghasilkan resiko penuh yang cukup besar untuk mensahkan campur-tangan resiko yang lebih tinggi, seperti pemberian obat kunyah anti-penggumpalan darah selama perjalanan," tulis mereka.
Namun menjamin bahwa orang meminum tambahan cairan dan berdiri serta bergerak setiap dua jam atau lebih cukup bermanfaat, kata mereka."Di seluruh dunia, 2,5 miliar penumpang bepergian melalui udara saja pada 2010, yang mempertegas sangat banyak warga dunia menghadapi resiko kondisi serius ini," ungkap mereka.
Sumber : kapanlagi.com
Kelebihan Berat Badan Bikin Susah Tidur
Kehilangan berat badan dapat secara dramatis memperbaiki dan bahkan berpotensi menghapuskan gejala gangguan tidur pada orang yang kegemukan, demikian konfirmasi satu studi.
Menurut beberapa peneliti, orang yang memiliki gangguan tidur parah yang kehilangan jumlah berat yang disarankan, tiga kali lebih mungkin untuk mengalami hilangnya secara total gejala gangguan tidur dibandingkan dengan orang yang tak kehilangan berat badan.Dalam studi itu, yang disiarkan di dalam Archives of Internal Medicine, para peneliti memilih 264 orang dewasa yang sangat gemuk untuk percobaan. Semua peserta secara acak dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok menjalani program penurunan berat badan dengan porsi makanan yang dikontrol dan program olahraga 175 menit per pekan.
Kelompok kedua tak menerima saran untuk mengurangi berat badan dan ikut dalam program penanganan diabetes. Satu tahun kemudian, kelompok yang menjalani program penurunan berat badan kehilangan rata-rata 24 pon, sedangkan kelompok kedua hanya kehilangan berat lebih dari 1 pon.
Mereka yang berada di dalam kelompok penurunan berat badan tiga kali lebih mungkin untuk kehilangan gangguan tidur dan mengalami sekitar separuh kondisi gangguan tidur parah dibandingkan dengan kelompok kedua. Selain itu, studi tersebut memperlihatkan bahwa orang yang berada di dalam kelompok kedua mengalami gejala gangguan tidur yang bertambah parah.
"Hasil ini memperlihatkan bahwa para dokter serta pasien dapat mengharapkan perbaikan besar dalam gejala gangguan tidur mereka dengan berkurangnya berat badan," kata peneliti Gary Foster, Direktur di Center for Obesity Research and Education di Temple University, dalam satu siaran pers.
"Dan berkurangnya gejala gangguan tidur memiliki sejumlah keuntungan bagi kesehatan dan kesehatan secara keseluruhan," katanya.
Gejala gangguan tidur paling umum terjadi pada orang yang kelebihan berat badan dan kegemukan. Gangguan tidur mengakibatkan ngorok keras dan gangguan tidur sebagai akibat dari saluran udara menjadi terhalang sementara selama tidur.
Jika tak diobati, gangguan tidur juga dapat meningkatkan resiko tekanan darah tinggi, stroke dan serangan jantung.
sumber : kapanlagi.com
Menurut beberapa peneliti, orang yang memiliki gangguan tidur parah yang kehilangan jumlah berat yang disarankan, tiga kali lebih mungkin untuk mengalami hilangnya secara total gejala gangguan tidur dibandingkan dengan orang yang tak kehilangan berat badan.Dalam studi itu, yang disiarkan di dalam Archives of Internal Medicine, para peneliti memilih 264 orang dewasa yang sangat gemuk untuk percobaan. Semua peserta secara acak dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok menjalani program penurunan berat badan dengan porsi makanan yang dikontrol dan program olahraga 175 menit per pekan.
Kelompok kedua tak menerima saran untuk mengurangi berat badan dan ikut dalam program penanganan diabetes. Satu tahun kemudian, kelompok yang menjalani program penurunan berat badan kehilangan rata-rata 24 pon, sedangkan kelompok kedua hanya kehilangan berat lebih dari 1 pon.
Mereka yang berada di dalam kelompok penurunan berat badan tiga kali lebih mungkin untuk kehilangan gangguan tidur dan mengalami sekitar separuh kondisi gangguan tidur parah dibandingkan dengan kelompok kedua. Selain itu, studi tersebut memperlihatkan bahwa orang yang berada di dalam kelompok kedua mengalami gejala gangguan tidur yang bertambah parah.
"Hasil ini memperlihatkan bahwa para dokter serta pasien dapat mengharapkan perbaikan besar dalam gejala gangguan tidur mereka dengan berkurangnya berat badan," kata peneliti Gary Foster, Direktur di Center for Obesity Research and Education di Temple University, dalam satu siaran pers.
"Dan berkurangnya gejala gangguan tidur memiliki sejumlah keuntungan bagi kesehatan dan kesehatan secara keseluruhan," katanya.
Gejala gangguan tidur paling umum terjadi pada orang yang kelebihan berat badan dan kegemukan. Gangguan tidur mengakibatkan ngorok keras dan gangguan tidur sebagai akibat dari saluran udara menjadi terhalang sementara selama tidur.
Jika tak diobati, gangguan tidur juga dapat meningkatkan resiko tekanan darah tinggi, stroke dan serangan jantung.
sumber : kapanlagi.com
Kanker Hati Bisa Dicegah Dengan Terapi Dini Hepatitis
Terapi hepatitis C kronis sejak dini dapat mencegah perkembangan ke arah pengerasan hati (sirosis) dan kanker hati (hepatoseluler karsinoma).
"Infeksi hepatitis C bisa diobati dan sebagian besar dapat disembuhkan. Hasil penelitian selama 10 tahun menunjukkan pengobatan dini dapat mencegah sirosis serta menurunkan resiko kanker hati dan kematian. Biaya perawatan juga jadi bisa ditekan," kata Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) Dr. Unggul Budihusodo, SpPD, KGEH.
Menurut dia, terapi hepatitis C terutama ditujukan untuk melenyapkan virus, menghentikan perkembangan penyakit dan menghilangkan gejala penyakit yang antara lain ditandai dengan perut buncit, kaki bengkak dan tubuh menguning.
Standar emas terapi hepatitis C saat ini, kata dia, adalah pengobatan dengan kombinasi pegylated interferon alfa dan ribavirin dengan lama terapi tergantung pada genotipe HCV.
"Keberhasilan terapi dipengaruhi faktor genotipe virus, jumlah virus, usia penderita, kondisi penyakit, saat memulai terapi dan kepatuhan pasien selama terapi," katanya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, radang hati kronis akibat infeksi virus hepatitis C (HCV) tidak menunjukkan gejala awal yang bisa dikenali sehingga sekitar 90% orang yang mengidap hepatitis C tidak sadar dirinya terinfeksi.
"Sekitar 80-90% kasus menunjukkan gejala dan tanda yang minimal. Gejala baru terlihat ketika komplikasi sudah terjadi pada tahap lanjut, saat sudah parah," katanya.
Perkembangan penyakit hati dari infeksi awal HCV hingga menjadi kanker hati, menurut dia, juga cukup lama yakni antara 20 tahun hingga 30 tahun.
Oleh karena itu, lanjut dia, harus dilakukan pemindaian pada kelompok yang berisiko tinggi terinfeksi hepatitis C untuk menemukan sedini mungkin kasus infeksi hepatitis C dan menanganinya segera.
Pemerintah bersama pemangku kepentingan terkait harus memastikan sistem surveilans penyakit berjalan efektif untuk meningkatkan temuan kasus infeksi yang menular lewat kontak dengan darah dan cairan tubuh terinfeksi antara lain melalui transfusi darah, hubungan seks tidak aman, tato, tindik dan injeksi dengan jarum suntik itu.
Diagnosis infeksi hepatitis C, menurut Unggul, dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan virus hepatitis C dalam darah dengan pemindaian anti-HCV dan HCV RNA kuantitatif.
sumber : kapanlagi.com
"Infeksi hepatitis C bisa diobati dan sebagian besar dapat disembuhkan. Hasil penelitian selama 10 tahun menunjukkan pengobatan dini dapat mencegah sirosis serta menurunkan resiko kanker hati dan kematian. Biaya perawatan juga jadi bisa ditekan," kata Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) Dr. Unggul Budihusodo, SpPD, KGEH.
Menurut dia, terapi hepatitis C terutama ditujukan untuk melenyapkan virus, menghentikan perkembangan penyakit dan menghilangkan gejala penyakit yang antara lain ditandai dengan perut buncit, kaki bengkak dan tubuh menguning.
Standar emas terapi hepatitis C saat ini, kata dia, adalah pengobatan dengan kombinasi pegylated interferon alfa dan ribavirin dengan lama terapi tergantung pada genotipe HCV.
"Keberhasilan terapi dipengaruhi faktor genotipe virus, jumlah virus, usia penderita, kondisi penyakit, saat memulai terapi dan kepatuhan pasien selama terapi," katanya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, radang hati kronis akibat infeksi virus hepatitis C (HCV) tidak menunjukkan gejala awal yang bisa dikenali sehingga sekitar 90% orang yang mengidap hepatitis C tidak sadar dirinya terinfeksi.
"Sekitar 80-90% kasus menunjukkan gejala dan tanda yang minimal. Gejala baru terlihat ketika komplikasi sudah terjadi pada tahap lanjut, saat sudah parah," katanya.
Perkembangan penyakit hati dari infeksi awal HCV hingga menjadi kanker hati, menurut dia, juga cukup lama yakni antara 20 tahun hingga 30 tahun.
Oleh karena itu, lanjut dia, harus dilakukan pemindaian pada kelompok yang berisiko tinggi terinfeksi hepatitis C untuk menemukan sedini mungkin kasus infeksi hepatitis C dan menanganinya segera.
Pemerintah bersama pemangku kepentingan terkait harus memastikan sistem surveilans penyakit berjalan efektif untuk meningkatkan temuan kasus infeksi yang menular lewat kontak dengan darah dan cairan tubuh terinfeksi antara lain melalui transfusi darah, hubungan seks tidak aman, tato, tindik dan injeksi dengan jarum suntik itu.
Diagnosis infeksi hepatitis C, menurut Unggul, dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan virus hepatitis C dalam darah dengan pemindaian anti-HCV dan HCV RNA kuantitatif.
sumber : kapanlagi.com
Delapan Butir Kesepakatan Soal Infotainment Ditandatangani
Sebuah penandatanganan kesepakatan antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) telah dilakukan Selasa (29/12). Bertempat di kantor PWI, Gedung Dewan Pers, Jl. Kebon Sirih No. 34 Jakarta Pusat, naskah kesepakatan tersebut ditandatangani oleh para pihak yang berkaitan (Stakeholders, red).
Pertemuan tersebut membahas mengenai infotainment, yang belakangan hangat dibicarakan oleh sejumlah kalangan. Terutama pasca konflik yang terjadi antara artis Luna Maya dan media hiburan dan gosip itu.
Sejumlah pihak yang terlibat dalam penandatanganan kesepakatan itu antara lain, PB NU yang diwakili oleh Prof. Said Agil Siradj (Ketua), PWI Pusat diwakili Margiono (Ketua) dan Ilham Bintang (Sekretaris Kehormatan), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) diwakili Yasirwan Uyun (Koordinator Bidang Isi Siaran), dan Dewan Pers yang diwakili oleh Wina Armada.
Ada 8 (delapan, red) butir kesepakatan yang ditandatangani di antaranya:
1. Kemerdekaan pers merupakan hak asasi manusia yang perlu terus dilindungi dan dikembangkan agar memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk umat atau masyarakat.
2. Infotainment sebagai bagian dari kemerdekaan pers merupakan karya jurnalistik yang juga perlu mendapat perlindungan hukum.
3. Sebagai karya jurnalistik, infotainment dituntut untuk selalu menghormati nilai-nilai budaya, moral, keagamaan dan kesusilaan yang berkembang di masyarakat.
4. Dalam menjalankan fungsinya, infotainment tunduk kepada perundang-undangan yang berlaku serta Kode Etik jurnalistik (KEJ), termasuk di dalamnya tidak menyiarkan fitnah, ghibah kecuali terkait dengan kepentingan publik.
5. Wartawan Infotainment sebagai salah satu bagian dari wartawan Indonesia diingatkan kembali untuk senantiasa menghormati hak narasumber tentang kehidupan pribadinya, kecuali untuk kepentingan publik.
Yang dimaksud menghormati hak narasumber adalah sikap menahan diri dan berhati-hati. Sedangkan yang dimaksud kehidupan pribadi adalah segi kehidupan seseorang dan keluarganya selain yang terkait dengan kepentingan publik.
6. Dalam memantau dan mengawasi ditaatinya Kode Etik Jurnalistik berita Infotainment, PWI bekerja sama dengan Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
7. Dewan Kehormatan PWI Pusat terus melakukan pemantauannya dan evaluasi terhadap anggota PWI yang melanggar Kode etik Jurnalistik sesuai dengan ketentuan mekanisme organisasi, termasuk di dalamnya sanksi pemecatan
8. Untuk hal-hal yang masih memerlukan uraian penjelasan bagi wartawan infotainment dalam menjalankan tugasnya akan disusun oleh PWI bersama Dewan Pers dengan memperhatikan aspirasi masyarakat khususnya yang diwakili oleh organisasi masyarakat dan keagamaan.
sumber : kapanlagi.com
Pertemuan tersebut membahas mengenai infotainment, yang belakangan hangat dibicarakan oleh sejumlah kalangan. Terutama pasca konflik yang terjadi antara artis Luna Maya dan media hiburan dan gosip itu.
Sejumlah pihak yang terlibat dalam penandatanganan kesepakatan itu antara lain, PB NU yang diwakili oleh Prof. Said Agil Siradj (Ketua), PWI Pusat diwakili Margiono (Ketua) dan Ilham Bintang (Sekretaris Kehormatan), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) diwakili Yasirwan Uyun (Koordinator Bidang Isi Siaran), dan Dewan Pers yang diwakili oleh Wina Armada.
Ada 8 (delapan, red) butir kesepakatan yang ditandatangani di antaranya:
1. Kemerdekaan pers merupakan hak asasi manusia yang perlu terus dilindungi dan dikembangkan agar memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk umat atau masyarakat.
2. Infotainment sebagai bagian dari kemerdekaan pers merupakan karya jurnalistik yang juga perlu mendapat perlindungan hukum.
3. Sebagai karya jurnalistik, infotainment dituntut untuk selalu menghormati nilai-nilai budaya, moral, keagamaan dan kesusilaan yang berkembang di masyarakat.
4. Dalam menjalankan fungsinya, infotainment tunduk kepada perundang-undangan yang berlaku serta Kode Etik jurnalistik (KEJ), termasuk di dalamnya tidak menyiarkan fitnah, ghibah kecuali terkait dengan kepentingan publik.
5. Wartawan Infotainment sebagai salah satu bagian dari wartawan Indonesia diingatkan kembali untuk senantiasa menghormati hak narasumber tentang kehidupan pribadinya, kecuali untuk kepentingan publik.
Yang dimaksud menghormati hak narasumber adalah sikap menahan diri dan berhati-hati. Sedangkan yang dimaksud kehidupan pribadi adalah segi kehidupan seseorang dan keluarganya selain yang terkait dengan kepentingan publik.
6. Dalam memantau dan mengawasi ditaatinya Kode Etik Jurnalistik berita Infotainment, PWI bekerja sama dengan Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
7. Dewan Kehormatan PWI Pusat terus melakukan pemantauannya dan evaluasi terhadap anggota PWI yang melanggar Kode etik Jurnalistik sesuai dengan ketentuan mekanisme organisasi, termasuk di dalamnya sanksi pemecatan
8. Untuk hal-hal yang masih memerlukan uraian penjelasan bagi wartawan infotainment dalam menjalankan tugasnya akan disusun oleh PWI bersama Dewan Pers dengan memperhatikan aspirasi masyarakat khususnya yang diwakili oleh organisasi masyarakat dan keagamaan.
sumber : kapanlagi.com
December 26, 2009
Evolusi Sistem Informasi Berbasis Komputer
Ada beberapa macam evolusi Sistem Informasi berbasis Komputer, diantaranya adalah
• EDP ( ELECTRONIC DATA PROCESSING) / SIA
Pengolah data : Untuk memanipulasi atau mentransformasi symbol-simbol seperti angka dan abjad untuk meningkatkan kegunaan.
• MIS (MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM) / SIM
Tujuan : untuk memenuhi kebutuhan informasi umum semua manajer dasar dalam perusahaan atau dalam Sub-unit Organisasi perusahaan.
• DDS (DECISION SUPPORT SYSTEM) / SPK
Aplikasi sistem informasi keorganisasian yang membantu pengambilan keputusan.
Terdapat 2 jenis keputusan :
1. Keputusan Terprogram
2. Keputusan Tak Teprogram
• OA (AFFICE AUTOMATION) / MANAJEMEN PERKANTORAN
Awal pertama kali digunakan untuk membantu pekerjaan sekretaris dan administrasi , tetapi kemudian digunakan untuk memudahkan informasi formal dan informal dengan orang-orang didalam / diluar perusahaan.
Pengguna Automatisasi perkantoran ;
1. Manager
2. Profesional
3. Pegawai Administrative
Aplikasi-aplikasi dalam Office Automation ;
1. Pengolah kata
2. Surat elektronik seperti ; voice mail,kalender elektronik
3. Conference seperti ; Konferensi audio,konferensi video,konferensi computer
4. Fax,videotext,imaging,desktop,publishing
• EXPERT SYSTEM (SISTEM PAKAR)
Merupakan suatu subset dari kecerdasan buatan dan memiliki potensi untuk memperluas kemampuan pemecahan masalah manager melebihi kemampuan normalnya.
Sistem pakar terdiri dari 4 bagian utama ;
1. User Interface
2. Knowledge base, menggunakan aturan-aturan intuk mengekspresikan logika masalah
3. Inference Engine
4. Development Engine,terdiri dari bahasa pemrograman
• EDP ( ELECTRONIC DATA PROCESSING) / SIA
Pengolah data : Untuk memanipulasi atau mentransformasi symbol-simbol seperti angka dan abjad untuk meningkatkan kegunaan.
• MIS (MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM) / SIM
Tujuan : untuk memenuhi kebutuhan informasi umum semua manajer dasar dalam perusahaan atau dalam Sub-unit Organisasi perusahaan.
• DDS (DECISION SUPPORT SYSTEM) / SPK
Aplikasi sistem informasi keorganisasian yang membantu pengambilan keputusan.
Terdapat 2 jenis keputusan :
1. Keputusan Terprogram
2. Keputusan Tak Teprogram
• OA (AFFICE AUTOMATION) / MANAJEMEN PERKANTORAN
Awal pertama kali digunakan untuk membantu pekerjaan sekretaris dan administrasi , tetapi kemudian digunakan untuk memudahkan informasi formal dan informal dengan orang-orang didalam / diluar perusahaan.
Pengguna Automatisasi perkantoran ;
1. Manager
2. Profesional
3. Pegawai Administrative
Aplikasi-aplikasi dalam Office Automation ;
1. Pengolah kata
2. Surat elektronik seperti ; voice mail,kalender elektronik
3. Conference seperti ; Konferensi audio,konferensi video,konferensi computer
4. Fax,videotext,imaging,desktop,publishing
• EXPERT SYSTEM (SISTEM PAKAR)
Merupakan suatu subset dari kecerdasan buatan dan memiliki potensi untuk memperluas kemampuan pemecahan masalah manager melebihi kemampuan normalnya.
Sistem pakar terdiri dari 4 bagian utama ;
1. User Interface
2. Knowledge base, menggunakan aturan-aturan intuk mengekspresikan logika masalah
3. Inference Engine
4. Development Engine,terdiri dari bahasa pemrograman
Stroke Ancam Pengguna Komputer
Bagi orang yang tergila-gila dengan komputer ataupun menghadapi suatu pekerjaan yang mengharuskan duduk di depan komputer, menghadap komputer berjam-jam tidaklah terasa. Selama ini orang hanya tahu, computer terutama radiasinya dapat mempengaruhi kesehatan mata, padahal ada hal lain yang lebih berbahaya, siapa sangka menggunakan komputer dapat menyebabkan serangan stroke ? orang yang sudah asyik di depan komputer akan lupa segalanya, orang bias menghabiskan waktu seharian hanya duduk untuk menekan keyboard dan mouse, tanpa menyadari akibat yang ditimbulkan. Kebiasaan duduk dan ntidak bergerak dari tempatnya dapat menyebabkan pembekuan darah besar-besaran pada pembuluh darah vena di kaki, yang bias menyebabkan pecahnya pembuluh vena, sehingga darah akan mengalir kemana-mana termasuk organ vital manusia, dan hal tersebut dapat menyebabkan Deep Vein Thrombosis (DVT).
Deep Vein Thrombosis (DVT)
DVT merupakan pembentukan darah beku di dalam saluran vena bagian dalam. Tidak seperti pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah dari jantung ke seluruh tubuh, vena atau pembuluh adrah balik, menghantarkan darah dari bagian tubuh kembali ke jantung dan paru-paru. Di kedua organ penting ini, darah akan mengalami oksigenasi atau pembuatan O2 yang memang mutlak dibutuhkan jaringan tubuh.Pembuluh vena dalam yang khusus terbungkus oleh otot-otot paha dan tungkai bawah, memegang peranan dalam terbentuknya bekuan darah. Pembuluh vena dalam ini semacam saluran yang berdinding kenyal serta disekat-sekat oleh katup-katup yang membuat aliran darah berjurusan searah. Darah akan dibawa dari bawah ke atas, atau dari kaki kea rah jantung. Oleh karena aliran ini dasarnya melawan gravitasi, walaupun sudah dilengkapi katup, tetap saja jalannya darah menjadi perlahan. Lain dengan darah arteri yang bertekanan tinggi. Dengan adanya sifat kekental;an darah, maka aliran lambat dan merangsang potensi timbulnya gumpalan. Wujud sifat viskositas darah yang memang berguna bagi fisiologi tubuh manusia.
Hanya masalahnya, kalau aliran yang lambat ini masih diperlambat lagi oleh posisi kaki yang beku, pastilah aliran darah akan lebih lambat lagi. Akibatnya darah di tempat itu bisa menggumpal, sebenarnya otot-otot kaki dapat diaktifkan atau digerak-gerakkan sambil santai memainkan mouse, karena akan merangsang aliran keatas. Hal ini dimungkinkan karena otot-otot di sekeliling pembuluh vena dapat ikut meremas-remas dinding pembuluh darah sehingga membantu mempercepat alur penghantarnya. Sayangnya, bekuan darah yang mula-mula menempel di dinding itu, statusnya justru labil atau gampang lepas dari cantelannya. Gumpalan yang lepas selanjutnya akan terbawa aliran darah ke atas dan akan menyangkut dimana saja. Jika sumbatan hanya di pembuluh darah balik dibagian atas kaki atau pinggul, paling-paling hanya akan mendatangkan rasa nyeri, panas atau pegal-pegal lokal,ini sifatnya sementara, akan hilang dalam beberapa jam, sehingga tidak menimbulkan masalah yang serius. Akan tetapi, kalau sumbatan itu masuk ke bagian vital, seperti ke salah satu pembuluh arteri paru-paru, atau pembuluh darah di otak, akibatnya akan berbahaya, pada paru-paru akan menyebabkan Pulmonari Embolism (arteri paru-paru tersumbat emboli), sedang pada otak akan menyababkan stroke. Istirahat sejenak saat menggunakan komputer adalah jalan terbaik, minimal dua jam sekali berdiri dan seringkali melakukan gerakan di bagian kaki saat duduk di depan komputer untuk memperlancar aliran darah. Penyumbatan tidak akan langsung dirasakan saat kita beraktifitas, namun baru akan terjadi setelah kita beristirahat.
Deep Vein Thrombosis (DVT)
DVT merupakan pembentukan darah beku di dalam saluran vena bagian dalam. Tidak seperti pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah dari jantung ke seluruh tubuh, vena atau pembuluh adrah balik, menghantarkan darah dari bagian tubuh kembali ke jantung dan paru-paru. Di kedua organ penting ini, darah akan mengalami oksigenasi atau pembuatan O2 yang memang mutlak dibutuhkan jaringan tubuh.Pembuluh vena dalam yang khusus terbungkus oleh otot-otot paha dan tungkai bawah, memegang peranan dalam terbentuknya bekuan darah. Pembuluh vena dalam ini semacam saluran yang berdinding kenyal serta disekat-sekat oleh katup-katup yang membuat aliran darah berjurusan searah. Darah akan dibawa dari bawah ke atas, atau dari kaki kea rah jantung. Oleh karena aliran ini dasarnya melawan gravitasi, walaupun sudah dilengkapi katup, tetap saja jalannya darah menjadi perlahan. Lain dengan darah arteri yang bertekanan tinggi. Dengan adanya sifat kekental;an darah, maka aliran lambat dan merangsang potensi timbulnya gumpalan. Wujud sifat viskositas darah yang memang berguna bagi fisiologi tubuh manusia.
Hanya masalahnya, kalau aliran yang lambat ini masih diperlambat lagi oleh posisi kaki yang beku, pastilah aliran darah akan lebih lambat lagi. Akibatnya darah di tempat itu bisa menggumpal, sebenarnya otot-otot kaki dapat diaktifkan atau digerak-gerakkan sambil santai memainkan mouse, karena akan merangsang aliran keatas. Hal ini dimungkinkan karena otot-otot di sekeliling pembuluh vena dapat ikut meremas-remas dinding pembuluh darah sehingga membantu mempercepat alur penghantarnya. Sayangnya, bekuan darah yang mula-mula menempel di dinding itu, statusnya justru labil atau gampang lepas dari cantelannya. Gumpalan yang lepas selanjutnya akan terbawa aliran darah ke atas dan akan menyangkut dimana saja. Jika sumbatan hanya di pembuluh darah balik dibagian atas kaki atau pinggul, paling-paling hanya akan mendatangkan rasa nyeri, panas atau pegal-pegal lokal,ini sifatnya sementara, akan hilang dalam beberapa jam, sehingga tidak menimbulkan masalah yang serius. Akan tetapi, kalau sumbatan itu masuk ke bagian vital, seperti ke salah satu pembuluh arteri paru-paru, atau pembuluh darah di otak, akibatnya akan berbahaya, pada paru-paru akan menyebabkan Pulmonari Embolism (arteri paru-paru tersumbat emboli), sedang pada otak akan menyababkan stroke. Istirahat sejenak saat menggunakan komputer adalah jalan terbaik, minimal dua jam sekali berdiri dan seringkali melakukan gerakan di bagian kaki saat duduk di depan komputer untuk memperlancar aliran darah. Penyumbatan tidak akan langsung dirasakan saat kita beraktifitas, namun baru akan terjadi setelah kita beristirahat.
Kekuasaan (POWER)
Kekuasaan atau power merupakan suatu kemampuan untuk mempengaruhi seseorang atau merubah nya serta situasi yang sedang terjadi. Kekuasaan dapat berkonotasi positif maupun negatif tergantung dari kepribadian seseorang yang mengaturnya.
Faktor - faktor yang mendasari adanya kekuasan :
• Expert Power
• Referent Power
• Legitimate Power
• Coercive Power
• Reward Power
Expert Power
Merupakan kekuasaan berdasarkan keahlian atau kepakaran,kekuasan muncul karena sebab akibat dari kepakaran atau keahlian yang dimiliki oleh seseorang.
Referent Power
Kekuasaan yang muncul dikarenakan akibat adanya karakteristik yang diharapkan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap seseorang yang memiliki pengaruh terhadap seseorang atau sekelompok orang tersebut.
Legitimate Power
Legitimate Power Power atau kekuasaan yang sah adalah kekuasaan yang muncul karena akibat dari suatu legitimasi tertentu.
Coercive Power
Kekuasaan untuk memberikan hukuman adalah kebalikan atau sisi negative dari reward power.
Reward Power
Adalah kekuasaan yang muncul sebagai akibat dari seseorang yang posisinya memungkinkan dirinya memberikan penghargan terhadap orang-orang yang berada dibawahnya.
Faktor - faktor yang mendasari adanya kekuasan :
• Expert Power
• Referent Power
• Legitimate Power
• Coercive Power
• Reward Power
Expert Power
Merupakan kekuasaan berdasarkan keahlian atau kepakaran,kekuasan muncul karena sebab akibat dari kepakaran atau keahlian yang dimiliki oleh seseorang.
Referent Power
Kekuasaan yang muncul dikarenakan akibat adanya karakteristik yang diharapkan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap seseorang yang memiliki pengaruh terhadap seseorang atau sekelompok orang tersebut.
Legitimate Power
Legitimate Power Power atau kekuasaan yang sah adalah kekuasaan yang muncul karena akibat dari suatu legitimasi tertentu.
Coercive Power
Kekuasaan untuk memberikan hukuman adalah kebalikan atau sisi negative dari reward power.
Reward Power
Adalah kekuasaan yang muncul sebagai akibat dari seseorang yang posisinya memungkinkan dirinya memberikan penghargan terhadap orang-orang yang berada dibawahnya.
TUBUHKU SAYANG, BUMIKU MALANG
Ketika ingin mendengar sajak bumi
Yang mengalun lewat gerak mesra rimbun dedaunan
Di kala musim semi, kala hari masih basah dengan embun
Ketika ingin mendengar bumiku yang sabar dan tegar
Yang selalu diam dan mendengar
Yang hanya bicara lewat sajak-sajak bisu pada pepohonan
Ku kira semua tetap indah
Ku kira semua tetap kokoh
Ku kira semua tetap tentram
Ternyata, ketika tubuh ini ingin bersandar mengharap pertolongan
Semua telah musnah dan lenyap
Hutan telah gundul
Polusi dimana-mana, limbah menyerang pemukiman penduduk
Lantas harus kemana tubuh ini ketika raga menderita karenanya
Selain meremajakan bumi kita kembali
Yang mengalun lewat gerak mesra rimbun dedaunan
Di kala musim semi, kala hari masih basah dengan embun
Ketika ingin mendengar bumiku yang sabar dan tegar
Yang selalu diam dan mendengar
Yang hanya bicara lewat sajak-sajak bisu pada pepohonan
Ku kira semua tetap indah
Ku kira semua tetap kokoh
Ku kira semua tetap tentram
Ternyata, ketika tubuh ini ingin bersandar mengharap pertolongan
Semua telah musnah dan lenyap
Hutan telah gundul
Polusi dimana-mana, limbah menyerang pemukiman penduduk
Lantas harus kemana tubuh ini ketika raga menderita karenanya
Selain meremajakan bumi kita kembali
December 24, 2009
Keburukan Sistem oRganisasi staff Institusi Pendidikan
Pelayanan publik dibidang pendidikan belum dapat ditingkatkan menjadi “Excelent”, karena masih dibutuhkan Institusi pendidikan yang mampu beradaptasi dengan dinamika perubahan lingkungan dan memahami betul kebutuhan masyarakat yang dilayani. sistem pemusatan pembinaan institusi pendidikan yang diarahkan pada target-target monumental bagi Staff-nya, misalkan : prioritas pembinaan yang berlebihan pada sekolah unggulan yang cenderung mengabaikan ragam kebutuhan sekolah non-unggulan. Faktor-faktor eksternal seperti : hukum, adat-budaya, politik, sosial, dan ekonomi ,Sedangkan Faktor internal Institusi seperti : doktrin, kepemimpinan, lembaga, sumber daya, dan struktur organisasi, secara tidak langsung bersama-sama menjadi hambatan bagi upaya peningkatan derajat responsitas Institusi.
Salah satu kebijakan institusi pendidikan yang tidak responsif terhadap kebutuhan masyarakat tetapi malahan lebih merespon kepentingan elite Institusi, misalnya adalah kebijakan tentang penyediaan dan layanan anggaran pendidikan. Kebijakannya dirumuskan dengan tujuan dan sasaran yang jelas, yakni untuk kepentingan masyarakat, tetapi dalam prakteknya banyak siswa miskin yang tak memiliki kesempatan memperoleh beasiswa justru dinikmati oleh anak-anak pejabat. Maka,Terjadi ketidak-adilan dalam pemberian insentif belajar terhadap siswa. Ketika hal ini dirujukkan pada tingkat kebutuhan sekolah, maka keprihatinan baru mulai muncul karena terjadinya perbedaan dan ketidak-adilan respons Institusi pendidikan terhadap sekolah-sekolah binaannya.
Upaya-upaya mempersempit kelemahan Sistem Organisasi dalam Institusi Pendidikan,antara lain :
a. Mendorong penguatan institusi kemitraan di bidang pendidikan (misalnya : Pusat Pengembangan dan Pengendalian Mutu Pendidikan). Institusi ini diberi ruang kontrol yang memadai terhadap penetapan kebijakan dan strategi pendidikan dan diberi akses dalam mempengaruhi kebijakan mengenai : anggaran, guru, infra-struktur dan staff.
b. Melalui mekanisme umpan balik, perlu dilakukan orientasi kembali kebijakan pendidikan yang nyata-nyata tidak memiliki nilai responsivitas memadai, dengan memperhatikan aspek-aspek keadilan dan transparansi.
c. Mensuplai bahan kebijakan ke pusat kebijakan di tingkat Pemerintah Kab/Kota guna meningkatkan keakurasian kebijakan Kepala Sekolah yang ditujukan kepada siswa dan masyarakat.
d. Pembentukan dan penguatan unit/satuan institusi pendidikan di tingkat distrik seperti KCD (Kantor Cabang Dinas), atau sejenisnya untuk mengatasi faktor-faktor negatif, sekaligus dapat meminimalisasi derajat keluhan masyarakat yang berdomisili jauh dari pusat pendidikan.
Dapat disimpulkan,Berdasarkan asumsi bahwa Sekolah dan masyarakat sebagai inisiator utama kebi-jakan yang demokratis, maka dipandang perlu untuk mengaktifkan mekanisme perumusan kebijakan dengan memanfaatkan saluran informasi dan tekhnologi yang dimulai dari simpul masyarakat terkecil hingga pada level teratas atau MEP (Manajemen Eksekutif Puncak) di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
Salah satu kebijakan institusi pendidikan yang tidak responsif terhadap kebutuhan masyarakat tetapi malahan lebih merespon kepentingan elite Institusi, misalnya adalah kebijakan tentang penyediaan dan layanan anggaran pendidikan. Kebijakannya dirumuskan dengan tujuan dan sasaran yang jelas, yakni untuk kepentingan masyarakat, tetapi dalam prakteknya banyak siswa miskin yang tak memiliki kesempatan memperoleh beasiswa justru dinikmati oleh anak-anak pejabat. Maka,Terjadi ketidak-adilan dalam pemberian insentif belajar terhadap siswa. Ketika hal ini dirujukkan pada tingkat kebutuhan sekolah, maka keprihatinan baru mulai muncul karena terjadinya perbedaan dan ketidak-adilan respons Institusi pendidikan terhadap sekolah-sekolah binaannya.
Upaya-upaya mempersempit kelemahan Sistem Organisasi dalam Institusi Pendidikan,antara lain :
a. Mendorong penguatan institusi kemitraan di bidang pendidikan (misalnya : Pusat Pengembangan dan Pengendalian Mutu Pendidikan). Institusi ini diberi ruang kontrol yang memadai terhadap penetapan kebijakan dan strategi pendidikan dan diberi akses dalam mempengaruhi kebijakan mengenai : anggaran, guru, infra-struktur dan staff.
b. Melalui mekanisme umpan balik, perlu dilakukan orientasi kembali kebijakan pendidikan yang nyata-nyata tidak memiliki nilai responsivitas memadai, dengan memperhatikan aspek-aspek keadilan dan transparansi.
c. Mensuplai bahan kebijakan ke pusat kebijakan di tingkat Pemerintah Kab/Kota guna meningkatkan keakurasian kebijakan Kepala Sekolah yang ditujukan kepada siswa dan masyarakat.
d. Pembentukan dan penguatan unit/satuan institusi pendidikan di tingkat distrik seperti KCD (Kantor Cabang Dinas), atau sejenisnya untuk mengatasi faktor-faktor negatif, sekaligus dapat meminimalisasi derajat keluhan masyarakat yang berdomisili jauh dari pusat pendidikan.
Dapat disimpulkan,Berdasarkan asumsi bahwa Sekolah dan masyarakat sebagai inisiator utama kebi-jakan yang demokratis, maka dipandang perlu untuk mengaktifkan mekanisme perumusan kebijakan dengan memanfaatkan saluran informasi dan tekhnologi yang dimulai dari simpul masyarakat terkecil hingga pada level teratas atau MEP (Manajemen Eksekutif Puncak) di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
December 21, 2009
Kelebihan & Kelemahan Sistem Organisasi Staff dalam Institusi Pendidikan
Fenomena pendidikan yang seringkali menjadi wacana publik dan diperdebatkan adalah tidak optimalnya layanan pendidikan yang harus diberikan kepada masyarakat. Padahal, kehadiran Intitusi pendidikan dimaksudkan sebagai instumen untuk menghantar masyarakatnya ke arah yang cerdas dan unggul. Pasang surut kinerja Institusi pendidikan di Indonesia sangat ditentukan oleh dinamika eksternal dan internalnya. Artinya, responsivitas kebijakan dan strategi pendidikan bergantung pada dukungan vital dari : Pertama, konsistensi dan kesamaan cara pandang antara Pemerintah daerah, unit-unit sekolah, dan masyarakat; Kedua, garansi kapasitas organisasi internal dalam konteks capacity building, mencakup : pola anutan doktrin kelembagaan, sifat kepemimpinan, Dukungan sumberdaya, kelayakan program, dan fleksibilitas struktur organisasi pendidikan.
KELEBIHAN
A. Sebuah Institusi lebih produktif
Dengan struktur yang baik dalam bekerja menyebabkan para staff semakin giat dalam menjalankan pekerjaannya guna mencapai hasil yang terbaik.
B. Lebih bisa mencapai hasil yang maksimal dalam jalur – jalur program Institusi yang benar untuk menghindari jika ada kesalahan yang mendasar dalam Institusi dan Institusi dapat cepat menyelesaikannya Permasalahannya.
C. Institusi lebih bisa berkembang dan maju
Seiring munculnya banyak inovasi – inovasi baru maka Institusi pun akan cepat berkembang dengan memaksimalkan setiap tujuan dalam mencapai profit yang diharapkan oleh Institusi tersebut.
KELEMAHAN
a. Muncul persaingan yang tidak sehat karena masing –masing merasa ahli dan berperan dalam Institusi. Untuk itu setiap Institusi harus selektif dalam mencari para ahli staff dalam setiap bidang yang dipegang.
b. Sulitnya mengontrol Institusi karena banyaknya bidang dan divisi serta “ ilmuwan – ilmuwan “ di masing – masing bidangnya. Yang akhirnya harus merekrut pengawas staff Institusi dalam setiap bidang.
c. Karena banyaknya orang yang ahli dan kompeten di bidangnya maka muncul konflik – konflik baik vertikal maupun horizontal, dan banyaknya orang yang ahli di masing – masing bidang menimbulkan seringnya gesekan – gesekan opini maupun ide yang bisa mengganggu stabilitas Institusi tersebut.
KELEBIHAN
A. Sebuah Institusi lebih produktif
Dengan struktur yang baik dalam bekerja menyebabkan para staff semakin giat dalam menjalankan pekerjaannya guna mencapai hasil yang terbaik.
B. Lebih bisa mencapai hasil yang maksimal dalam jalur – jalur program Institusi yang benar untuk menghindari jika ada kesalahan yang mendasar dalam Institusi dan Institusi dapat cepat menyelesaikannya Permasalahannya.
C. Institusi lebih bisa berkembang dan maju
Seiring munculnya banyak inovasi – inovasi baru maka Institusi pun akan cepat berkembang dengan memaksimalkan setiap tujuan dalam mencapai profit yang diharapkan oleh Institusi tersebut.
KELEMAHAN
a. Muncul persaingan yang tidak sehat karena masing –masing merasa ahli dan berperan dalam Institusi. Untuk itu setiap Institusi harus selektif dalam mencari para ahli staff dalam setiap bidang yang dipegang.
b. Sulitnya mengontrol Institusi karena banyaknya bidang dan divisi serta “ ilmuwan – ilmuwan “ di masing – masing bidangnya. Yang akhirnya harus merekrut pengawas staff Institusi dalam setiap bidang.
c. Karena banyaknya orang yang ahli dan kompeten di bidangnya maka muncul konflik – konflik baik vertikal maupun horizontal, dan banyaknya orang yang ahli di masing – masing bidang menimbulkan seringnya gesekan – gesekan opini maupun ide yang bisa mengganggu stabilitas Institusi tersebut.
December 20, 2009
Solusi mencegah rapuhnya kebudayaan Indonesia
Yang Pertama dan Harus adalah Pemerintah semestinya melakukan promosi dan mengkomunikasikan bahwa inilah kebudayaan Indonesia melalui berberapa media seperti televisi dan radio.Kemudian,Buat filter lain. Pancasila dan agama saja tidak cukup. Pemerintah perlu bertindak tegas dengan membuat UU Perlindungan Budaya. Misalnya UU Budaya dengan UU Pers sehingga Pers dapat meliput budaya Indonesia.Selain itu,Generasi muda di harapkan lebih aktif dan kreatif. Budaya itu dinamis, Generasi muda dapat memodifikasi budaya. Namun tidak keluar dari budaya aslinya. Semuanya tidak menjadi masalah selama berkembang kearah positif. Diharapkan dengan ditangani generasi muda yang kreatif dan fresh budaya itu tidak membosankan.yang ke-empat,Optimalkan UU HAKI. Untuk melindungi budaya Indonesia dari pengklaiman bangsa lain, suatu budaya dapat dipatenkan melalui UU HAKI berdasarkan UU Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta. Masalahnya, pemantenan memerlukan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Tak jarang, upaya pemantenan berhenti di tengah jalan akibat dana yang kurang.serta Pemerintah juga harus membuat kembali kurikulum tentang kesenian daerah di sekolah-sekolah.dan yang terakhir, Pemerintah sebaiknya memberikan penghargaan dan apresiasi kepada mereka yang berprestasi dalam bidang seni dan budaya.
Budaya Indonesia Yang Dicuri Pihak Asing
Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdapat banyak suku, budaya, agama,ras dan adat istiadat beraneka ragam. Kebudayaan Indonesia sangat melimpah, akan tetapi banyak dari kebudayaan tersebut diklaim oleh negara tentangga dekat kita sendiri yaitu Malaysia.
Berikut ini adalah daftar artefak budaya Indonesia yang diduga dicuri, dipatenkan, diklaim, dan atau dieksploitasi secara komersial oleh korporasi asing, oknum warga negara asing, ataupun negara lain:
1. Lagu Rasa Sayang Sayange dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
2. Tari Reog Ponorogo dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
3. Lagu Kakak Tua dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
4. Sambal Bajak dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Belanda
5. Produk Berbahan Rempah-rempah dan Tanaman Obat Asli Indonesia oleh Shiseido Co Ltd
6. Tari Kuda Lumping dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
7. Kursi Taman Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Perancis
8. Motif Batik Parang dari Yogyakarta oleh Pemerintah Malaysia
9. Alat Musik Angklung oleh Pemerintah Malaysia
10. Kopi Gayo dari Aceh oleh perusahaan multinasional (MNC) Belanda
11. Lagu Injit-injit Semut dari Jambi oleh Pemerintah Malaysia
12. Batik dari Jawa oleh Adidas
13. Naskah Kuno dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
14. Naskah Kuno dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
15. Naskah Kuno dari Sulawesi Selatan oleh Pemerintah Malaysia
16. Naskah Kuno dari Sulawesi Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
17. Rendang dari Sumatera Barat oleh Oknum WN Malaysia
18. Sambal Petai dari Riau oleh Oknum WN Belanda
19. Sambal Nanas dari Riau oleh Oknum WN Belanda
20. Tempe dari Jawa oleh Beberapa Perusahaan Asing
21. Lagu Soleram dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
22. Alat Musik Gamelan dari Jawa oleh Pemerintah Malaysia
23. Tari Piring dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
24. Tari Pendet dari Bali oleh Pemerintah Malaysia
25. Lagu Jali-Jali oleh Pemerintah Malaysia
26. Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
27. Pigura Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Inggris
28. Desain Kerajinan Perak Desak Suwarti dari Bali oleh Oknum WN Amerika
29. Badik Tumbuk Lada oleh Pemerintah Malaysia
30. Kopi Toraja dari Sulawesi Selatan oleh perusahaan Jepang
31. Musik Indang Sungai Garinggiang dari Sumatera Barat oleh Malaysia
32. Kain Ulos oleh Malaysia
Berikut ini adalah daftar artefak budaya Indonesia yang diduga dicuri, dipatenkan, diklaim, dan atau dieksploitasi secara komersial oleh korporasi asing, oknum warga negara asing, ataupun negara lain:
1. Lagu Rasa Sayang Sayange dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
2. Tari Reog Ponorogo dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
3. Lagu Kakak Tua dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
4. Sambal Bajak dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Belanda
5. Produk Berbahan Rempah-rempah dan Tanaman Obat Asli Indonesia oleh Shiseido Co Ltd
6. Tari Kuda Lumping dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
7. Kursi Taman Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Perancis
8. Motif Batik Parang dari Yogyakarta oleh Pemerintah Malaysia
9. Alat Musik Angklung oleh Pemerintah Malaysia
10. Kopi Gayo dari Aceh oleh perusahaan multinasional (MNC) Belanda
11. Lagu Injit-injit Semut dari Jambi oleh Pemerintah Malaysia
12. Batik dari Jawa oleh Adidas
13. Naskah Kuno dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
14. Naskah Kuno dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
15. Naskah Kuno dari Sulawesi Selatan oleh Pemerintah Malaysia
16. Naskah Kuno dari Sulawesi Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
17. Rendang dari Sumatera Barat oleh Oknum WN Malaysia
18. Sambal Petai dari Riau oleh Oknum WN Belanda
19. Sambal Nanas dari Riau oleh Oknum WN Belanda
20. Tempe dari Jawa oleh Beberapa Perusahaan Asing
21. Lagu Soleram dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
22. Alat Musik Gamelan dari Jawa oleh Pemerintah Malaysia
23. Tari Piring dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
24. Tari Pendet dari Bali oleh Pemerintah Malaysia
25. Lagu Jali-Jali oleh Pemerintah Malaysia
26. Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
27. Pigura Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Inggris
28. Desain Kerajinan Perak Desak Suwarti dari Bali oleh Oknum WN Amerika
29. Badik Tumbuk Lada oleh Pemerintah Malaysia
30. Kopi Toraja dari Sulawesi Selatan oleh perusahaan Jepang
31. Musik Indang Sungai Garinggiang dari Sumatera Barat oleh Malaysia
32. Kain Ulos oleh Malaysia
December 19, 2009
Detasemen Khusus 88 atau Densus 88
Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 adalah satuan khusus Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk penanggulangan teroris di Indonesia. Pasukan khusus berompi merah ini dilatih khusus untuk menangani segala ancaman teror, termasuk teror bom. Beberapa anggota juga merupakan anggota tim Gegana.
Detasemen 88 dirancang sebagai unit antiteroris yang memiliki kemampuan mengatasi gangguan teroris mulai dari ancaman bom hingga penyanderaan. Unit khusus berkekuatan diperkirakan 400 personel ini terdiri dari ahli investigasi, ahli bahan peledak (penjinak bom), dan unit pemukul yang di dalamnya terdapat ahli penembak jitu.
Satuan ini diresmikan oleh Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Firman Gani pada tanggal 26 Agustus 2004. Detasemen 88 yang awalnya beranggotakan 75 orang ini dipimpin oleh Ajun Komisaris Besar Polisi Tito Karnavian yang pernah mendapat pelatihan di beberapa negara.
Angka 88 berasal dari kata ATA (Anti Terror Act), sebuah undang-undang anti teror US, yang jika dilafalkan dalam bahasa Inggris berbunyi Ei Ti Ekt. Pelafalan ini kedengaran seperti Eighty Eight (88). Jadi arti angka 88 bukan seperti yang selama ini beredar bahwa 88 adalah representasi dari jumlah korban bom bali terbanyak (88 orang dari Australia), juga bukan pula representasi dari borgol.
Pasukan khusus ini dibiayai oleh pemerintah Amerika Serikat melalui bagian Jasa Keamanan Diplomatik (Diplomatic Security Service) Departemen Negara AS dan dilatih langsung oleh instruktur dari CIA, FBI, dan U.S. Secret Service. Kebanyakan staf pengajarnya adalah bekas anggota pasukan khusus AS. Pusat pelatihannya terletak di Megamendung, 50 kilometer selatan kota Jakarta.
Satuan pasukan khusus baru Polri ini dilengkapi dengan persenjataan dan kendaraan tempur buatan Amerika Serikat, seperti senapan serbu Colt M4, senapan penembak jitu Armalite AR-10, dan shotgun Remington 870. Bahkan dikabarkan satuan ini akan memiliki pesawat C-130 Hercules sendiri untuk meningkatkan mobilitasnya. Semua persenjataan yang diberikan, termasuk materi latihan, diberitakan sama persis dengan apa yang dimiliki oleh satuan khusus antiteroris AS.
• 9 November 2005 - Detasemen 88 Mabes Polri menyerbu kediaman buronan teroris Dr. Azahari di Kota Batu, Jawa Timur yang menyebabkan tewasnya buronan nomor satu di Indonesia dan Malaysia tersebut.
• 2 Januari 2007 - Detasemen 88 terlibat dalam operasi penangkapan 19 dari 29 orang warga Poso yang masuk dalam daftar pencarian orang di Kecamatan Poso Kota. Tembak-menembak antar polisi dan warga pada peristiwa tersebut menewaskan seorang polisi dan sembilan warga sipil.[1]
• 9 Juni 2007 - Yusron al Mahfud, tersangka jaringan teroris kelompok Abu Dujana, ditangkap di desa Kebarongan, Kemrajan, Banyumas, Jateng
• 8 Agustus 2009 - Menggerebek sebuah rumah di Jati Asih, Bekasi dan menewaskan 2 tersangka teroris
• 8 Agustus 2009 - Mengepung dan akhirnya menewaskan tersangka teroris di Temanggung.[2]
• 17 September 2009 - Pengepungan teroris di Solo dan menewaskan 4 tersangka teroris salah satu diantaranya adalah Noordin Mohammed Top
Pasukan khusus atau pasukan operasi khusus adalah satuan militer yang dibentuk dan dilatih untuk melakukan misi perang non-konvensional, anti-teroris, pengintaian, aksi langsung, dan pertahanan luar negeri. Pasukan khusus biasanya terdiri dari kelompok kecil yang sangat terlatih, yang dipersenjatai dengan senjata khusus, yang bekerja secara mandiri, siluman, dengan kecepatan tinggi, dan dengan kerja sama yang dekat. Pasukan khusus juga sering diberi tugas melatih satuan militer luar negeri, jadi dibutuhkan juga keahlian budaya dan bahasa.
Istilah ini sebenarnya agak samar-samar, karena kriteria pasukan khusus bisa berbeda pada setiap negara, tetapi, pasukan khusus tidak sama dengan pasukan elit. Pasukan elit adalah satuan tentara yang dipilih dan disatukan menjadi satuan yang sama. Semua pasukan khusus adalah pasukan elit, tapi pasukan elit belum tentu pasukan khusus. Pasukan elit dibuat agar bisa mengerjakan tugas pasukan reguler, tetapi secara lebih baik.
Proses seleksi masuk pasukan khusus sangat sulit, dan biasanya pelatihannya melebihi dua tahun. Beberapa misi juga membutuhkan pelatihan sendiri. Karena tugas pasukan khusus biasa secara diam-diam dan berhubungan dengan informasi rahasia, para calon anggota pasukan khusus diharuskan melewati proses pengujian yang berat, yang memiliki tingkat kegagalan yang tinggi.
Karena kerahasiaan yang menyelimuti pelatihan dan tugas mereka, pasukan khusus memiliki aura misteri, dan sering menjadi topik fiksi militer dan film aksi. Dan bertolak belakang dari profil terkenal mereka di media dan budaya, para anggota pasukan khusus sering menyebut diri mereka sebagai "Profesional Sunyi".
Detasemen 88 dirancang sebagai unit antiteroris yang memiliki kemampuan mengatasi gangguan teroris mulai dari ancaman bom hingga penyanderaan. Unit khusus berkekuatan diperkirakan 400 personel ini terdiri dari ahli investigasi, ahli bahan peledak (penjinak bom), dan unit pemukul yang di dalamnya terdapat ahli penembak jitu.
Satuan ini diresmikan oleh Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Firman Gani pada tanggal 26 Agustus 2004. Detasemen 88 yang awalnya beranggotakan 75 orang ini dipimpin oleh Ajun Komisaris Besar Polisi Tito Karnavian yang pernah mendapat pelatihan di beberapa negara.
Angka 88 berasal dari kata ATA (Anti Terror Act), sebuah undang-undang anti teror US, yang jika dilafalkan dalam bahasa Inggris berbunyi Ei Ti Ekt. Pelafalan ini kedengaran seperti Eighty Eight (88). Jadi arti angka 88 bukan seperti yang selama ini beredar bahwa 88 adalah representasi dari jumlah korban bom bali terbanyak (88 orang dari Australia), juga bukan pula representasi dari borgol.
Pasukan khusus ini dibiayai oleh pemerintah Amerika Serikat melalui bagian Jasa Keamanan Diplomatik (Diplomatic Security Service) Departemen Negara AS dan dilatih langsung oleh instruktur dari CIA, FBI, dan U.S. Secret Service. Kebanyakan staf pengajarnya adalah bekas anggota pasukan khusus AS. Pusat pelatihannya terletak di Megamendung, 50 kilometer selatan kota Jakarta.
Satuan pasukan khusus baru Polri ini dilengkapi dengan persenjataan dan kendaraan tempur buatan Amerika Serikat, seperti senapan serbu Colt M4, senapan penembak jitu Armalite AR-10, dan shotgun Remington 870. Bahkan dikabarkan satuan ini akan memiliki pesawat C-130 Hercules sendiri untuk meningkatkan mobilitasnya. Semua persenjataan yang diberikan, termasuk materi latihan, diberitakan sama persis dengan apa yang dimiliki oleh satuan khusus antiteroris AS.
• 9 November 2005 - Detasemen 88 Mabes Polri menyerbu kediaman buronan teroris Dr. Azahari di Kota Batu, Jawa Timur yang menyebabkan tewasnya buronan nomor satu di Indonesia dan Malaysia tersebut.
• 2 Januari 2007 - Detasemen 88 terlibat dalam operasi penangkapan 19 dari 29 orang warga Poso yang masuk dalam daftar pencarian orang di Kecamatan Poso Kota. Tembak-menembak antar polisi dan warga pada peristiwa tersebut menewaskan seorang polisi dan sembilan warga sipil.[1]
• 9 Juni 2007 - Yusron al Mahfud, tersangka jaringan teroris kelompok Abu Dujana, ditangkap di desa Kebarongan, Kemrajan, Banyumas, Jateng
• 8 Agustus 2009 - Menggerebek sebuah rumah di Jati Asih, Bekasi dan menewaskan 2 tersangka teroris
• 8 Agustus 2009 - Mengepung dan akhirnya menewaskan tersangka teroris di Temanggung.[2]
• 17 September 2009 - Pengepungan teroris di Solo dan menewaskan 4 tersangka teroris salah satu diantaranya adalah Noordin Mohammed Top
Pasukan khusus atau pasukan operasi khusus adalah satuan militer yang dibentuk dan dilatih untuk melakukan misi perang non-konvensional, anti-teroris, pengintaian, aksi langsung, dan pertahanan luar negeri. Pasukan khusus biasanya terdiri dari kelompok kecil yang sangat terlatih, yang dipersenjatai dengan senjata khusus, yang bekerja secara mandiri, siluman, dengan kecepatan tinggi, dan dengan kerja sama yang dekat. Pasukan khusus juga sering diberi tugas melatih satuan militer luar negeri, jadi dibutuhkan juga keahlian budaya dan bahasa.
Istilah ini sebenarnya agak samar-samar, karena kriteria pasukan khusus bisa berbeda pada setiap negara, tetapi, pasukan khusus tidak sama dengan pasukan elit. Pasukan elit adalah satuan tentara yang dipilih dan disatukan menjadi satuan yang sama. Semua pasukan khusus adalah pasukan elit, tapi pasukan elit belum tentu pasukan khusus. Pasukan elit dibuat agar bisa mengerjakan tugas pasukan reguler, tetapi secara lebih baik.
Proses seleksi masuk pasukan khusus sangat sulit, dan biasanya pelatihannya melebihi dua tahun. Beberapa misi juga membutuhkan pelatihan sendiri. Karena tugas pasukan khusus biasa secara diam-diam dan berhubungan dengan informasi rahasia, para calon anggota pasukan khusus diharuskan melewati proses pengujian yang berat, yang memiliki tingkat kegagalan yang tinggi.
Karena kerahasiaan yang menyelimuti pelatihan dan tugas mereka, pasukan khusus memiliki aura misteri, dan sering menjadi topik fiksi militer dan film aksi. Dan bertolak belakang dari profil terkenal mereka di media dan budaya, para anggota pasukan khusus sering menyebut diri mereka sebagai "Profesional Sunyi".
November 30, 2009
Penjelasan Konflik, Keputusan dan Solusi Penyelesaian
Timbulnya suatu persaingan bahkan permusuhan di organisasi seharusnya tidak perlu terjadi, jika Pemimpin dapat memahami apa yang sebenarnya diinginkan oleh anggota organisasinya serta bagaimana cara mengatasi konflik yang muncul tanpa merugikan organisasi itu.
Di sini Saya akan menjelaskan sedikit tentang konflik Didalam TeamWork (Kerja Tim). Konflik yang muncul dalam Kerja Tim merupakan akibat adanya perbedaan kepribadian, persepsi, pengalaman, tujuan, motivasi maupun kepercayaan tiap anggota organisasi yang saling berinteraksi sosial dalam pekerjaannya. Sekarang kita tidak perlu lagi merasa takut, karena ternyata setiap konflik yang terjadi tidak selamanya membawa akibat buruk, selama dapat dikelola dengan baik. bahkan dengan adanya konflik akan memancing daya kreatif dan inovatif anggota organisasi baik secara individu maupun secara kolektif.
Tantangan bagi organisasi di zaman modernisasi ini adalah Setiap organisasi harus bisa serta mampu untuk Melakukan perubahan yang terus menerus atau berkesinambungan, di mana setiap orang di dalam organisasi berperan sebagai pelaku strategis di dalam organisasi itu. Daya tahan setiap organisasi di era yang penuh dengan persaingan ini terletak pada berbagai fungsi organisasi yang memiliki titik-titik penting untuk tujuan sistem peringatan dini organisasi sehingga menciptakan keunggulan nilai (value advantage) yang mencakup untuk antisipasi terhadap lingkungan yang dinamis dan sinergi yang tinggi.
TEAM itu sendiri dapat diartikan sebagai “together everyone achieve more”. Artinya, melaksanakan tugas/pekerjaan secara bersama-sama yang hasilnya menentukan kinerja organisasi dan memungkinkan setiap anggota individu memberikan kontribusi yang lebih besar.
Di lain sisi, keragaman yang tercipta menjadi peluang munculnya konflik antar anggota. Banyak cara atau pun solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi dan bahkan mengurangi sensitivitas anggota terhadap pemicu konflik pribadi di antara mereka. Ada Berbagai macam ,diantaranya : training, seperti sensitivity training, diversity training program atau pun cross-cultural training (Noe, Hollenbeck, Gerhart, Wright, 2000:254).
Mungkin itu sedikit gambaran tentang solusi penyelesaian masalah yang dapat dilakukan untuk menjawab masalah konflik sehingga sumber daya manusia dalam organisasi dapat memberikan manfaat yang lebih besar.
Mohon maaf jika terlalu meng-Gurui.
Terima kasih
Di sini Saya akan menjelaskan sedikit tentang konflik Didalam TeamWork (Kerja Tim). Konflik yang muncul dalam Kerja Tim merupakan akibat adanya perbedaan kepribadian, persepsi, pengalaman, tujuan, motivasi maupun kepercayaan tiap anggota organisasi yang saling berinteraksi sosial dalam pekerjaannya. Sekarang kita tidak perlu lagi merasa takut, karena ternyata setiap konflik yang terjadi tidak selamanya membawa akibat buruk, selama dapat dikelola dengan baik. bahkan dengan adanya konflik akan memancing daya kreatif dan inovatif anggota organisasi baik secara individu maupun secara kolektif.
Tantangan bagi organisasi di zaman modernisasi ini adalah Setiap organisasi harus bisa serta mampu untuk Melakukan perubahan yang terus menerus atau berkesinambungan, di mana setiap orang di dalam organisasi berperan sebagai pelaku strategis di dalam organisasi itu. Daya tahan setiap organisasi di era yang penuh dengan persaingan ini terletak pada berbagai fungsi organisasi yang memiliki titik-titik penting untuk tujuan sistem peringatan dini organisasi sehingga menciptakan keunggulan nilai (value advantage) yang mencakup untuk antisipasi terhadap lingkungan yang dinamis dan sinergi yang tinggi.
TEAM itu sendiri dapat diartikan sebagai “together everyone achieve more”. Artinya, melaksanakan tugas/pekerjaan secara bersama-sama yang hasilnya menentukan kinerja organisasi dan memungkinkan setiap anggota individu memberikan kontribusi yang lebih besar.
Di lain sisi, keragaman yang tercipta menjadi peluang munculnya konflik antar anggota. Banyak cara atau pun solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi dan bahkan mengurangi sensitivitas anggota terhadap pemicu konflik pribadi di antara mereka. Ada Berbagai macam ,diantaranya : training, seperti sensitivity training, diversity training program atau pun cross-cultural training (Noe, Hollenbeck, Gerhart, Wright, 2000:254).
Mungkin itu sedikit gambaran tentang solusi penyelesaian masalah yang dapat dilakukan untuk menjawab masalah konflik sehingga sumber daya manusia dalam organisasi dapat memberikan manfaat yang lebih besar.
Mohon maaf jika terlalu meng-Gurui.
Terima kasih
November 23, 2009
KONFLIK dalam suatu KEPUTUSAN dan cara PEMECAHAN MASALAH
KONFLIK berasal dari bahasa Latin ‘Confligo’, yang terdiri dari dua kata, yakni ‘con’, yang berarti bersama-sama dan ‘fligo’, yang berarti pemogokan, penghancuran atau peremukan. Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia (Poerwadarminta, 1976 : 519), kata "konflik" berarti "pertentangan" atau "percekcokan". Konflik atau pertentangan bisa terjadi pada diri seseorang (konflik internal) ataupun di dalam kalangan yang lebih luas. Dalam organisasi istilahnya menjadi "konflik organisasi".
Ada suatu kesepakatan, bahwa konflik dilatarbelakangi oleh adanya ketidakcocokan atau perbedaan dalam hal nilai, tujuan, status, dan budaya. Secara rinci, konflik organisasi adalah situasi dimana terjadi pertentangan atau ketidaksesuaian antara dua orang (paling sedikit), atau dua pihak sehingga hubungan menjadi terganggu.
Konflik itu terjadi karena adanya tujuan yang berbeda baik antar individu maupun antar kelompok sosial yang ada, dengan demikian konflik melibatkan dua orang atau lebih individu, maupun individu dengan kelompok dan antar kelompok yang berupaya mencapai tujuannya. Tujuan yang ingin dicapai tersebut menjadi awal dari konflik yang terjadi, karena mereka merasa dihalang-halangi oleh pihak lain dalam mencapai tujuannya. Oleh karena itu Soerjono Soekanto menambahkan guna mencapai tujuan dengan cara menantang pihak lain dengan ancaman dan atau kekerasan.
Perlawanan dalam konflik sangat tergantung pada adu kekuatan antar mereka. Mereka yang memiliki berbagai sarana dan prasarana yang lebih baik ada kemungkinan besar memenangkannya.
Misalnya dalam pemilihan kepala daerah, hanya satu kepala daerah yang akan menang, agar dirinya menang dalam pemilihan tersebut masing-masing calon berupaya untuk menghentikan langkah calon kepala daerah saingannya. Jalan keluar yang digunakan (SOLUSI) biasanya dapat Melalui kampanye2, Pengobatan gratis, serta janji-janji dan upaya lain yang dapat mempengaruhi atau menarik perhatian masyarakat agar memilih dirinya.
itu merupakan salah satu contoh konflik sosial dengan pengambilan keputusan dan solusinya.
Ada suatu kesepakatan, bahwa konflik dilatarbelakangi oleh adanya ketidakcocokan atau perbedaan dalam hal nilai, tujuan, status, dan budaya. Secara rinci, konflik organisasi adalah situasi dimana terjadi pertentangan atau ketidaksesuaian antara dua orang (paling sedikit), atau dua pihak sehingga hubungan menjadi terganggu.
Konflik itu terjadi karena adanya tujuan yang berbeda baik antar individu maupun antar kelompok sosial yang ada, dengan demikian konflik melibatkan dua orang atau lebih individu, maupun individu dengan kelompok dan antar kelompok yang berupaya mencapai tujuannya. Tujuan yang ingin dicapai tersebut menjadi awal dari konflik yang terjadi, karena mereka merasa dihalang-halangi oleh pihak lain dalam mencapai tujuannya. Oleh karena itu Soerjono Soekanto menambahkan guna mencapai tujuan dengan cara menantang pihak lain dengan ancaman dan atau kekerasan.
Perlawanan dalam konflik sangat tergantung pada adu kekuatan antar mereka. Mereka yang memiliki berbagai sarana dan prasarana yang lebih baik ada kemungkinan besar memenangkannya.
Misalnya dalam pemilihan kepala daerah, hanya satu kepala daerah yang akan menang, agar dirinya menang dalam pemilihan tersebut masing-masing calon berupaya untuk menghentikan langkah calon kepala daerah saingannya. Jalan keluar yang digunakan (SOLUSI) biasanya dapat Melalui kampanye2, Pengobatan gratis, serta janji-janji dan upaya lain yang dapat mempengaruhi atau menarik perhatian masyarakat agar memilih dirinya.
itu merupakan salah satu contoh konflik sosial dengan pengambilan keputusan dan solusinya.
HUBUNGAN KONFLIK dengan KEPUTUSAN dan SOLUSI PENYELESAIANNYA
Konflik menurut DuBrin Sebagai Pertentangan, pengertian (1984 : 346), yang mengacu pada pertentangan antar individu, kelompok atau organisasi yang dapat meningkatkan ketegangan sebagai akibat yang saling menghalangi dalam pencapaian tujuan.
Konflik dapat saja terjadi tidak hanya karena kepentingan antar individu, keluarga dan antar kelompok sosial yang berbeda, melainkan banyak kepentingan yang bertentangan, sehingga mereka berupaya untuk memenuhi kepentingan dan kebutuhan mereka sendiri dan jelas berupaya untuk mengalahkan kepentingan dan kebutuhan orang lain.
oleh karenanya Solusi merupakan jalan yang terbaik untuk diambil, solusi merupakan suatu tindakan memilih dimana kita bisa menyelesaikan suatu masalah dengan cara yang terbaik dengan berbagai macam cara yang positif tentunya dan mendukung.
disini saya mengambil satu contoh konflik dengan karyawan dalam perusahaan/organisasi.
Jika saja ada salah satu karyawan anda, yang mengeluh karena kurangnya kerjasama antar rekan kerja yang selama ini anda bilang bagus yang disatu tugaskan dengannya, dengan penuh emosi si karyawan tersebut mengungkapkan kekecewaannya pada anda akan keluh kesah dengan rekan kerjanya. lalu meminta anda untuk segera melakukan tindakan ??
Berikut ini adalah langkah yang dapat Anda ambil untuk mengatasi konflik antar karyawan.
1. Dengarkan kedua belah pihak.
Untuk memberikan solusi yang tepat sasaran,sebelumnya Anda harus tahu persoalan dari berbagai sisi. Dengarkan versi masalah dari tiap karyawan yang terlibat. Membiarkan mereka mengeluarkan pendapat dan perasaan, membantu menenangkan mereka agar lebih siap untuk berkompromi dan negosiasi.
2. Tunjukkan empati kepada kedua belah pihak.
Tunjukkan bahwa Anda mengerti situasi yang sedang terjadi. Hal ini tidak berarti Anda harus setuju dengan pendapat karyawan, tapi tunjukkan bahwa Anda memahami duduk persoalan.
3. Fokus pada masalah, bukan pada pribadi yang bermasalah.
Ingatkan dan jaga agar mereka tetap fokus pada masalah yang sedang dihadapi pada saat ini, tanpa mengaitkan masalah dengan hal-hal yang tidak relevan. Hal ini juga berlaku untuk diri Anda sebagai seorang pemimpin.
4. Tanyakan pendapat mereka.
Tanyakan apa menurut mereka yang diperlukan untuk memecahkan masalah. Apakah mereka bersedia untuk mendiskusikan masalah mereka? Apakah mereka bersedia untuk melihat permasalahan dari sudut pandang orang lain? Apa solusi yang diusulkan dari masing-masing pihak?
5. Buat keputusan.
Setelah solusi didapat, buatlah keputusan yang jelas dan tegas, lalu tetap monitor situasi dan perkembangan pasca konflik.
6. Be a good sheperd.
Tuntun tiap pihak untuk mendapatkan consensus akan konflik mereka. Yakinkan mereka bahwa negosiasi dan kompromi adalah hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan win-win solution.
Kesimpulan yang dapat ditarik dari berbagai pendapat, ialah bahwa konflik adalah suatu proses yang bermula dari konflik lama yang masih terpendam. Jika tidak diselesaikan akan semakin membesar dan membahayakan organisasi. Kemudian Untuk menyelesaikannya, Solusi lah yang tepat untuk diambil dalam membereskan suatu masalah. karena tanpa solusi masalah tidak akan selesai dan malah akan berakibat panjang untuk kedepannya baik dalam kehidupan sosial maupun dalam Organisasi/Perusahaan.
Konflik dapat saja terjadi tidak hanya karena kepentingan antar individu, keluarga dan antar kelompok sosial yang berbeda, melainkan banyak kepentingan yang bertentangan, sehingga mereka berupaya untuk memenuhi kepentingan dan kebutuhan mereka sendiri dan jelas berupaya untuk mengalahkan kepentingan dan kebutuhan orang lain.
oleh karenanya Solusi merupakan jalan yang terbaik untuk diambil, solusi merupakan suatu tindakan memilih dimana kita bisa menyelesaikan suatu masalah dengan cara yang terbaik dengan berbagai macam cara yang positif tentunya dan mendukung.
disini saya mengambil satu contoh konflik dengan karyawan dalam perusahaan/organisasi.
Jika saja ada salah satu karyawan anda, yang mengeluh karena kurangnya kerjasama antar rekan kerja yang selama ini anda bilang bagus yang disatu tugaskan dengannya, dengan penuh emosi si karyawan tersebut mengungkapkan kekecewaannya pada anda akan keluh kesah dengan rekan kerjanya. lalu meminta anda untuk segera melakukan tindakan ??
Berikut ini adalah langkah yang dapat Anda ambil untuk mengatasi konflik antar karyawan.
1. Dengarkan kedua belah pihak.
Untuk memberikan solusi yang tepat sasaran,sebelumnya Anda harus tahu persoalan dari berbagai sisi. Dengarkan versi masalah dari tiap karyawan yang terlibat. Membiarkan mereka mengeluarkan pendapat dan perasaan, membantu menenangkan mereka agar lebih siap untuk berkompromi dan negosiasi.
2. Tunjukkan empati kepada kedua belah pihak.
Tunjukkan bahwa Anda mengerti situasi yang sedang terjadi. Hal ini tidak berarti Anda harus setuju dengan pendapat karyawan, tapi tunjukkan bahwa Anda memahami duduk persoalan.
3. Fokus pada masalah, bukan pada pribadi yang bermasalah.
Ingatkan dan jaga agar mereka tetap fokus pada masalah yang sedang dihadapi pada saat ini, tanpa mengaitkan masalah dengan hal-hal yang tidak relevan. Hal ini juga berlaku untuk diri Anda sebagai seorang pemimpin.
4. Tanyakan pendapat mereka.
Tanyakan apa menurut mereka yang diperlukan untuk memecahkan masalah. Apakah mereka bersedia untuk mendiskusikan masalah mereka? Apakah mereka bersedia untuk melihat permasalahan dari sudut pandang orang lain? Apa solusi yang diusulkan dari masing-masing pihak?
5. Buat keputusan.
Setelah solusi didapat, buatlah keputusan yang jelas dan tegas, lalu tetap monitor situasi dan perkembangan pasca konflik.
6. Be a good sheperd.
Tuntun tiap pihak untuk mendapatkan consensus akan konflik mereka. Yakinkan mereka bahwa negosiasi dan kompromi adalah hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan win-win solution.
Kesimpulan yang dapat ditarik dari berbagai pendapat, ialah bahwa konflik adalah suatu proses yang bermula dari konflik lama yang masih terpendam. Jika tidak diselesaikan akan semakin membesar dan membahayakan organisasi. Kemudian Untuk menyelesaikannya, Solusi lah yang tepat untuk diambil dalam membereskan suatu masalah. karena tanpa solusi masalah tidak akan selesai dan malah akan berakibat panjang untuk kedepannya baik dalam kehidupan sosial maupun dalam Organisasi/Perusahaan.
November 03, 2009
Memotivasi Karyawan Berdasarkan Teori Abraham H. Maslow (Teori Kebutuhan)
Motivasi dapat diartikan sebagai kekuatan (energi) seseorang yang dapat menimbulkan tingkat persistensi dan entusiasmenya dalam melaksanakan suatu kegiatan, baik yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi intrinsik) maupun dari luar individu (motivasi ekstrinsik). Studi tentang Hawthorne dimulai dengan pendekatan hubungan manusia dengan manajemen, dimana kebutuhan dan motivasi karyawan menjadi fokus utama seorang manager (Bedeian, 1993).
Pada awalnya, karyawan hanya dianggap sebagai orang yang memproduksi barang dan jasa. Mengapa kita harus memotivasi karyawan? Jawabannya adalah kelangsungan hidup (Smith, 1994). Motivasi karyawan diperlukan di sebuah tempat kerja, Memotivasi karyawan membantu organisasi bertahan, Memotivasi karyawan akan membuat perusahaan membuat sebuah hasil kerja yang lebih produktif. Untuk menjadi lebih efektif, atasan (manajer) harus memahami apa yang akan membuat karyawan termotivasi dengan hal yang tentunya berhubungan dengan peran mereka lakukan. Dari semua fungsi manajer lakukan, memotivasi karyawan adalah yang paling kompleks. Keberhasilan perusahaan (manajemen) dalam mempertahankan karyawan terbaik yang dimiliki tidaklah dicapai dengan cara mudah. Hal tersebut hanya dapat terjadi berkat kepiawaian manajemen dalam memahami kebutuhan karyawan dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif yang dapat membuat para karyawan termotivasi secara internal. Kebutuhan Karyawan Salah satu teori motivasi yang banyak mendapat sambutan amat positif di bidang manajemen organisasi adalah teori Hierarki Kebutuhan yang dikemukakan oleh Abraham Maslow. Menurut Maslow setiap individu memiliki kebutuhan-kebutuhan yang tersusun secara hierarkis dari tingkat yang paling mendasar sampai tingkatan paling tinggi.
Teori motivasi yang dikembangkan oleh Abraham H. Maslow mempunyai lima tingkat atau hierarki kebutuhan, yakni : 1. kebutuhan fisiologikal (physiological needs), 2. kebutuhan rasa aman (safety needs), 3. kebutuhan akan kasih sayang (love needs), 4. kebutuhan akan harga diri (esteem needs), 5. aktualisasi diri (self actualization).
Dalam hal organiasai (perusahaan) Hierarki kebutuhan di atas dapat diartikan sebagai berikut;
1.Kebutuhan fisiologis dasar: seperti (Kebutuhan Primer, sekunder, tersier) gaji untuk menghasilkan makanan, tempat tinggal, pakaian, dan kebutuhan lain guna mendukung secara fisik.
2.Kebutuhan akan rasa aman: layaknya tempat tinggal, tempat kerja pun harus jauh dari ancaman, teror atau gangguan lain beserta perlengkapan yang di gunakan yang dapat menimbulkan keresahan dalam bekerja,
3.Kebutuhan untuk dicintai dan disayangi: Hubungan komunikasi yang dapat menimbulkan rasa kerja yang penuh dengan keakraban, kebebasan berinteraksi dalam kehidupan sosial.
4.Kebutuhan untuk dihargai: Pemberian Tanda jasa atau penghargaan atas prestasi kerja yang membanggakan.
5.Kebutuhan aktualisasi diri: Kebebasan mengembangkan bakat yang dimiliki dalam diri guna menimbulkan suatu semangat yang berlebih dalam bekerja.
Selain daripada itu Heidjrahman Ranupandojo dan Suad Husnan (2002) membedakan motivasi menjadi 2 jenis, yaitu ;
a.Motivasi Positif
Motivasi positif adalah proses untuk mempengaruhi orang lain agar menjalankan sesuatu yang kita inginkan. Cara yang dapat digunakan dalam pemenuhan kebutuhan pegawai dengan menggunakan motivasi positif adalah dengan pemberian insentif.
Adapun pemberian insentif ini dapat digolongkan menjadi 2 (dua) golongan yaitu :
1)Material Insentif
Material insentif adalah dukungan, dorong atau perangsang yang diberikan kepada pegawai yang dapat dinilai berupa uang, termasuk didalamnya gaji, tunjangan, penghargaan (nominal uang), hadiah dan sebagainya.
2)Nonmaterial Insentif
Non material insentif adalah kebalikan dari Material Insentif sendiri yaitu Dukungan atau perangsang yang diberikan kepada pegawai yang tidak dapat dinilai berupa uang. Beberapa hal yang termasuk didalamnya antara lain :
Pemberian fasilitas, pemberian fasilitas ini dimaksudkan untuk membantu pegawai dalam mengatasi masalah yang menyangkut masalah kesejahteraan pegawai maupun keluarga pegawai. Adapun fasilitas yang dapat diberikan perusahaan kepada pegawai diantaranya: fasilitas perumahan, fasilitas kesehatan, fasilitas peribadatan.
Pemberian penghargaan, pegawai memerlukan suatu penghargaan pada saat hasil kerjanya telah memenuhi atau bahkan melebihi standar yang telah ditentukan oleh perusahaan. Penghargaan ini dapat berupa pujian. Tidak hanya kalau pegawai melakukan kesalahan memperoleh makian dari pimpinan.
Pendidikan dan pelatihan ini merupakan salah satu usaha yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengembangkan sumber daya manusia, terutama menyangkut pengetahuan, kemampuan, keahlian, sikap, dan kecakapan pegawai.
Penempatan pegawai pada tempat yang tepat, sangat penting dalam menentukan efisiensi kerja pegawai. Selain itu juga berakibat terhadap kepuasan pada pegawai karena apa yang dikerjakan tepat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki pegawai.
b.Motivasi Negatif
Motivasi negatif merupakan proses untuk mempengaruhi orang lain dengan cara menakuti atau mendorong seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan yang menghasilkan suatu tujuan yang kurang baik. Karena disertai pemaksaan, ancaman, misalnya menakuti dengan penurunan pangkat, pemotongan gaji, dan sebagainya. Pelaksanaan pemberian motivasi positif dalam rangka pemenuhan tujuan jangka panjang yang menghasilkan pekerjaan yang baik dengan semangat kerja yang tinggi, sedangkan untuk motivasi negatif dalam rangka pemenuhan jangka pendek dengan menghasilkan pekerjaan yang baik hanya sesaat dengan semangat kerja yang kian hari kian menurun.
Dilihat dari prosesnya, maka motivasi mempunyai proses sebagai berikut. Seseorang mempunyai keinginan untuk mencapai sesuatu yang lebih tinggi dibandingkan keadaannya yang sekarang. Hal ini akan mendorong dirinya untuk mencapai apa yang diinginkannya itu. Inilah yang disebut “termotivasi”. Adapun sesuatu yang mendorongnya itu disebut dengan motivator. Motivator ini dapat berasal dari dalam maupun dari luar diri seseorang. Motivasi dari dalam adalah dorongan yang memotivasi dari dalam dirinya sendiri, sedangkan motivasi dari luar adalah dorongan yang berasal dari orang lain atau lingkungan dimana seseorang itu berada, misalnya keluarga, sahabat, atasan, dan lain-lain.
Sebagai kesimpulan, yang dimaksud motivasi adalah keinginan yang kuat untuk mencapai keberhasilan dalam pekerjaan yang ditandai dengan upaya aktualisasi diri, kepedulian pada keunggulan dan pelaksanaan tugas yang optimal berdasarkan perhitungan yang rasional.
Pada awalnya, karyawan hanya dianggap sebagai orang yang memproduksi barang dan jasa. Mengapa kita harus memotivasi karyawan? Jawabannya adalah kelangsungan hidup (Smith, 1994). Motivasi karyawan diperlukan di sebuah tempat kerja, Memotivasi karyawan membantu organisasi bertahan, Memotivasi karyawan akan membuat perusahaan membuat sebuah hasil kerja yang lebih produktif. Untuk menjadi lebih efektif, atasan (manajer) harus memahami apa yang akan membuat karyawan termotivasi dengan hal yang tentunya berhubungan dengan peran mereka lakukan. Dari semua fungsi manajer lakukan, memotivasi karyawan adalah yang paling kompleks. Keberhasilan perusahaan (manajemen) dalam mempertahankan karyawan terbaik yang dimiliki tidaklah dicapai dengan cara mudah. Hal tersebut hanya dapat terjadi berkat kepiawaian manajemen dalam memahami kebutuhan karyawan dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif yang dapat membuat para karyawan termotivasi secara internal. Kebutuhan Karyawan Salah satu teori motivasi yang banyak mendapat sambutan amat positif di bidang manajemen organisasi adalah teori Hierarki Kebutuhan yang dikemukakan oleh Abraham Maslow. Menurut Maslow setiap individu memiliki kebutuhan-kebutuhan yang tersusun secara hierarkis dari tingkat yang paling mendasar sampai tingkatan paling tinggi.
Teori motivasi yang dikembangkan oleh Abraham H. Maslow mempunyai lima tingkat atau hierarki kebutuhan, yakni : 1. kebutuhan fisiologikal (physiological needs), 2. kebutuhan rasa aman (safety needs), 3. kebutuhan akan kasih sayang (love needs), 4. kebutuhan akan harga diri (esteem needs), 5. aktualisasi diri (self actualization).
Dalam hal organiasai (perusahaan) Hierarki kebutuhan di atas dapat diartikan sebagai berikut;
1.Kebutuhan fisiologis dasar: seperti (Kebutuhan Primer, sekunder, tersier) gaji untuk menghasilkan makanan, tempat tinggal, pakaian, dan kebutuhan lain guna mendukung secara fisik.
2.Kebutuhan akan rasa aman: layaknya tempat tinggal, tempat kerja pun harus jauh dari ancaman, teror atau gangguan lain beserta perlengkapan yang di gunakan yang dapat menimbulkan keresahan dalam bekerja,
3.Kebutuhan untuk dicintai dan disayangi: Hubungan komunikasi yang dapat menimbulkan rasa kerja yang penuh dengan keakraban, kebebasan berinteraksi dalam kehidupan sosial.
4.Kebutuhan untuk dihargai: Pemberian Tanda jasa atau penghargaan atas prestasi kerja yang membanggakan.
5.Kebutuhan aktualisasi diri: Kebebasan mengembangkan bakat yang dimiliki dalam diri guna menimbulkan suatu semangat yang berlebih dalam bekerja.
Selain daripada itu Heidjrahman Ranupandojo dan Suad Husnan (2002) membedakan motivasi menjadi 2 jenis, yaitu ;
a.Motivasi Positif
Motivasi positif adalah proses untuk mempengaruhi orang lain agar menjalankan sesuatu yang kita inginkan. Cara yang dapat digunakan dalam pemenuhan kebutuhan pegawai dengan menggunakan motivasi positif adalah dengan pemberian insentif.
Adapun pemberian insentif ini dapat digolongkan menjadi 2 (dua) golongan yaitu :
1)Material Insentif
Material insentif adalah dukungan, dorong atau perangsang yang diberikan kepada pegawai yang dapat dinilai berupa uang, termasuk didalamnya gaji, tunjangan, penghargaan (nominal uang), hadiah dan sebagainya.
2)Nonmaterial Insentif
Non material insentif adalah kebalikan dari Material Insentif sendiri yaitu Dukungan atau perangsang yang diberikan kepada pegawai yang tidak dapat dinilai berupa uang. Beberapa hal yang termasuk didalamnya antara lain :
Pemberian fasilitas, pemberian fasilitas ini dimaksudkan untuk membantu pegawai dalam mengatasi masalah yang menyangkut masalah kesejahteraan pegawai maupun keluarga pegawai. Adapun fasilitas yang dapat diberikan perusahaan kepada pegawai diantaranya: fasilitas perumahan, fasilitas kesehatan, fasilitas peribadatan.
Pemberian penghargaan, pegawai memerlukan suatu penghargaan pada saat hasil kerjanya telah memenuhi atau bahkan melebihi standar yang telah ditentukan oleh perusahaan. Penghargaan ini dapat berupa pujian. Tidak hanya kalau pegawai melakukan kesalahan memperoleh makian dari pimpinan.
Pendidikan dan pelatihan ini merupakan salah satu usaha yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengembangkan sumber daya manusia, terutama menyangkut pengetahuan, kemampuan, keahlian, sikap, dan kecakapan pegawai.
Penempatan pegawai pada tempat yang tepat, sangat penting dalam menentukan efisiensi kerja pegawai. Selain itu juga berakibat terhadap kepuasan pada pegawai karena apa yang dikerjakan tepat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki pegawai.
b.Motivasi Negatif
Motivasi negatif merupakan proses untuk mempengaruhi orang lain dengan cara menakuti atau mendorong seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan yang menghasilkan suatu tujuan yang kurang baik. Karena disertai pemaksaan, ancaman, misalnya menakuti dengan penurunan pangkat, pemotongan gaji, dan sebagainya. Pelaksanaan pemberian motivasi positif dalam rangka pemenuhan tujuan jangka panjang yang menghasilkan pekerjaan yang baik dengan semangat kerja yang tinggi, sedangkan untuk motivasi negatif dalam rangka pemenuhan jangka pendek dengan menghasilkan pekerjaan yang baik hanya sesaat dengan semangat kerja yang kian hari kian menurun.
Dilihat dari prosesnya, maka motivasi mempunyai proses sebagai berikut. Seseorang mempunyai keinginan untuk mencapai sesuatu yang lebih tinggi dibandingkan keadaannya yang sekarang. Hal ini akan mendorong dirinya untuk mencapai apa yang diinginkannya itu. Inilah yang disebut “termotivasi”. Adapun sesuatu yang mendorongnya itu disebut dengan motivator. Motivator ini dapat berasal dari dalam maupun dari luar diri seseorang. Motivasi dari dalam adalah dorongan yang memotivasi dari dalam dirinya sendiri, sedangkan motivasi dari luar adalah dorongan yang berasal dari orang lain atau lingkungan dimana seseorang itu berada, misalnya keluarga, sahabat, atasan, dan lain-lain.
Sebagai kesimpulan, yang dimaksud motivasi adalah keinginan yang kuat untuk mencapai keberhasilan dalam pekerjaan yang ditandai dengan upaya aktualisasi diri, kepedulian pada keunggulan dan pelaksanaan tugas yang optimal berdasarkan perhitungan yang rasional.
Subscribe to:
Posts (Atom)